Random post

Showing posts with label Pijantung. Show all posts
Showing posts with label Pijantung. Show all posts

Friday, June 15, 2018

√ Mengenal 4 Jenis Burung Pijantung Dan Karakteristiknya

Jenis burung pijantung ternyata tidak hanya satu saja. Pijantung termasuk jenis burung yang masih masuk pada keluarga Nectariniidae.


Ciri khas burung pijantung ini mempunyai postur badan lebih besar, dengan paruh yang panjang, menyerupai halnya jenis burung madu yang lainnya.


Ukuran tubuhnya juga berbeda-beda, mulai dari 13 cm hingga dengan 22 cm, sesuai dengan spesiesnya.


Lain halnya dengan jenis burung madu yang perbedaan jenis kelaminnya gampang diketahui, pijantung jantan dan betina punya penampilan fisik yang hampir sama. Berikut ini jenis burung pijantung yang harus anda ketahui.


Jenis Burung Pijantung


Jenis burung pijantung ternyata tidak hanya satu saja √ Mengenal 4 Jenis Burung Pijantung dan Karakteristiknya
burungocehan.link

1. Pijantung kecil ( Arachnothera longirostra )


Pijantung kecil (Arachnothera longirostra) yaitu salah satu jenis burung pijantung yang mempunyai ukuran badan kecil. Yang mana panjang badan sekitar 15 cm.


Pada belahan atas tubuhnya berwarna hijau zaitun, tenggorokan sedikit keputihan, yang mana pada belahan dada hingga dengan belahan perut warnanya kuning terang.


Burung ini mempunyai sifat pemalu, alasannya yaitu burung ini gemar bersembunyi dalam rerimbunan pohon. Burung ini juga kerap tampak berada di pohon pisang dan jahe-jahean untuk menghisap nektar.


Jenis burung pijantung ini berbagai dijumpai di daerah perkebunan, pekarangan, dan daerah hutan di Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Bali.


Biasanya burung ini mempunyai 13 subspesies / ras yang tersebar dengan global. Yang mana 7 ras sanggup dijumpai di wilayah Indonesia.


Suaranya juga terdengar cukup tajam ketika terbang.


2. Pijantung besar ( Arachnothera robusta )


Pijantung besar (long-billed spiderhunter) adalah jenis burung pijantung yang mempunyai ukuran badan besar, yaitu 22 cm.


Akan tetapi, burung ini terlihat ramping dengan paruh tebal yang begitu panjang. Tubuh pada belahan atas warnanya zaitun, sedangkan untuk yang bawah berwarna kekuningan.


Burung pijantung besar juga mempunyai 2 ras yang menyebar di Thailand, Malaysia, serta di daerah Sunda Besar (Sumatera, Jawa, dan Kalimantan).


Jenis burung ini juga merupakan jenis burung yang sulit ditemui. Sebab, pada umumnya mereka berada di daerah hutan yang mempunyai ketinggian 400 hingga dengan 1.400 meter dari permukaan laut.


Jenis burung ini sulit di jumpai dataran rendah Kalimantan. Burung ini mempunyai sifat berangasan dan gemar mengejar burung pijantung lainnya. Tujuannya biar keluar dari wilayah kekuasaannya.


3. Pijantung Kampung ( Arachnothera crassirostris )


Burung pijantung kampung (thick-billed spiderhunter) kalau dilihat hampir menyerupai dengan pijantung kecil.


Panjangnya yaitu 17 cm, akan tetapi punya paruh tebal yang lebih pendek, tenggorokan yang lebih abu-abu, dan juga punya bulat mata yang cukup menonjol.


Burung ini tersebar hanya di wilayah Semenanjung Malaysia, Sumatera, serta di Kalimantan.


Jenis burung ini juga kerap terlihat hutan-hutan dataran rendah hingga dengan ketinggian 1.300 meter dari permukaan laut.


Kicauannya juga terdengar monoton, hanya berupa bunyi decitan yang berulang-ulang.


4. Pijantung Tasmak (Arachnothera flavigaster )


Jenis burung pijantung ternyata tidak hanya satu saja √ Mengenal 4 Jenis Burung Pijantung dan Karakteristiknya
kolibriindonesia.blogspot.com

Pijantung tasmak atau pijantung kacamata juga merupakan jenis burung pijantung yang ciri khasnya yaitu ada bulat mata yang lebih lebar dan berwarna terang.


Jenis burung ini ukuranya besar, yang mana panjangnya 22 cm, yang termasuk ukuran terbesar dari seluruh spesies pijantung.


Pijantung tasmak sanggup dijumpai di wilayah terbuka di Sumatera serta di Kalimantan. Selain itu, burung ini juga sering dijumpai di perkebunan kelapa, ladang perkebunan, serta di hutan belukar hingga dengan ketinggian 1.300 meter dari permukaan laut.


Jenis burung pijantung ini mempunyai sifat yang sangat agresif, khususnya ketika burung ini akan mempertahankan wilayah kekuasaannya pada ketika burung itu akan mencari makanan.




Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Thursday, June 14, 2018

√ Mengenal Burung Pijantung Kecil Si Pemakan Nektar

Ada beberapa jenis burung pijantung yang perlu anda ketahui, dan salah satunya ialah burung pijantung kecil ( Arachnothera longirostra ).


Jenis burung ini juga merupakan salah satu dari keluarga Nectariniidae yang sering dikatakan sama dengan jenis burung pemakan sari bunga yaitu burung Kolibri.


Sebab untuk jenis burung ini ada sedikit kemiripan, bila dilihat dari kondisi fisik antara burung pijantung dengan burung kolibri dari sisi ukuran tubuh dan juga pada kepingan paruhnya.


Dan inilah yang menjadi keunikan dari pijantung kecil.


Daerah Persebaran Burung Pijantung Kecil


 dan salah satunya ialah burung pijantung kecil  √ Mengenal Burung Pijantung Kecil Si Pemakan Nektar
jbbkicau.blogspot.com

Pijantung kecil ialah jenis burung yang mempunyai nama ilmiah Arachnothera Longirostra.


Apabila di Indonesia, daerah penyebarannya yaitu berada di daerah Sunda Besar, Bali, Jawa, Kalimantan, dan juga ada di Sumatera.


Kemudian untuk di luar negeri, pijantung kecil sanggup di temui pada negara Cina, India, Asia kepingan tenggara, Filipina, dan juga sanggup dijumpai disemenanjung di Malaysia.


Ciri Khas Burung Pijantung Kecil


Pijantung kecil (Arachnothera longirostra) merupakan salah satu dari jenis burung pijantung yang ukuran tubuhnya hanya kecil. Sebab, untuk panjang tubuhnya kurang lebih hanya sekitar 15 cm.


Di kepingan atas tubuhnya terlihat berwarna hijau zaitun. Yang mana pada kepingan tenggorokannya sedikit keputihan.


Lalu, untuk kepingan dada sampai pada kepingan perut mempunyai warna kuning terang.


Di kepingan tenggorokan juga berbatasan dengan dadanya. Diantaranya mempunyai corak warna putih keabu-abuan.


Pada kepingan iris matanya terlihat berwarna coklat, pada kepingan kakinya berwarna nila kebiruan, serta pada kepingan ekornya mempunyai ukuran yang sedang.


Kemudian, untuk kepingan paruhnya mempunyai ukuran panjang yang melengkung. Dan di warna kepingan atas paruhnya yaitu mempunyai warna hitam.


Selanjutnya untuk tubuh yang ada di kepingan bawah paruhnya mempunyai warna putih ke abu-abuan.


Kicauan yang dikeluarkan oleh pijantung kecil ini juga terdengar cukup tajam dan pada umumnya burung ini juga berkicau pada waktu ia sedang terbang.


Habitat Pijantung Kecil


 dan salah satunya ialah burung pijantung kecil  √ Mengenal Burung Pijantung Kecil Si Pemakan Nektar
indonesiatravelingguide.com

Habitat pijantung kecil bila di Indonesia sanggup dijumpai di sekitar pekarangan, hutan perbukitan, dataran yang rendah, hutan sekunder, serta di perkebunan masyarakat.


Sifat yang dimiliki oleh burung pijantung kecil ini ialah sifat pemalu, alasannya ialah burung ini kerap bersembunyi dalam rerimbunan pohon.


Bahkan, burung ini juga sering terlihat berada di pohon pisang dan jahe-jahean untuk menghisap nektar.


Jenis burung pijantung ini aneka macam dijumpai di daerah perkebunan, pekarangan, dan daerah hutan di Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Bali.


Biasanya burung ini mempunyai 13 subspesies / ras yang tersebar dengan global. Yang mana 7 ras sanggup dijumpai di wilayah Indonesia.


Kebiasaan Hidup Pijantung Kecil


Pada dikala berada di alam liar, burung pijantung kecil suka menghisap nektar untuk dijadikan sebagai makanan pokoknya.


Nektar yang akan dimakannya juga didapatkan berasal dari bunga-bunga yang tumbuh di sekitar hutan.


Selain itu, burung pemakan madu dengan paruh melengkung ini juga suka memakan buah-buahan untuk dijadikan sebagai pemanis nutrisi yang tak kalah cantik dari pada dengan nektar yang menjadi makanan pokoknya.


Ketika burung pemakan nektar ini sedang berada di alam liar, burung pijantung kecil kan membangun sarangnya di bawah dedaunan pisang.


Yang mana sarangnya terbuat dari serat dan potongan daun yang telah menua, lalu dieratkan memakai jaring laba-laba, yang nantinya akan menghasilkan bentuk menyerupai kantung kecil.


Ketika datang ekspresi dominan berkembangbiak, burung pijantung kecil ini juga sanggup bertelur kurang lebih sebanyak 2 butir dengan ciri-ciri berwarna putih. Selain itu juga terdapat bintik-bintik merah yang ada di permukaan telurnya.




Sumber aciknadzirah.blogspot.com

Tuesday, November 21, 2017

√ Ciri Fisik Burung Pijantung Gunung Dan Tempat Persebarannya


Burung Pijantung merupakan salah satu jenis burung yang dilindungi oleh pemerintah. Sehingga, orang-orang dihentikan menangkap dan juga dihentikan memelihara jenis burung ini.





Tak hanya itu saja, jenis burung Pijantung ini kalau dilihat sekilas mempunyai kemiripan dengan jenis burung Madu. Yang mana burung tersebut sama-sama mempunyai paruh panjang dan agak melengkung.





Akan tetapi, perbedaannya keseluruhan jenis burung Pijantung terlihat mempunyai ukuran yang jauh lebih besar dan corak warna bulunya tampak tidak seterang burung Madu.





Salah satu jenis burung Pijantung yang sanggup anda ketahui yaitu burung Pijantung Gunung. Ciri fisik burung Pijantung Gunung ini juga tak lain dengan jenis yang lainya.





Habitat dan Daerah Persebaran Pijantung Gunung





Burung Pijantung merupakan salah satu jenis burung yang dilindungi oleh pemerintah √ Ciri Fisik Burung Pijantung Gunung dan Daerah Persebarannya
hbw.com




Burung Pijantung Gunung ialah salah satu jenis burung penghisap nektar yang tempat penyebarannya hanya ada pada dua negara. Untuk negara yang menjadi tempat tinggalnya yaitu di wilayah Malaysia dan Indonesia.





Keberadaan burung ini di wilayah hutan kita ada di Pulau Kalimantan, Jawa, dan juga di Pulau Bali. Meskipun namanya Pijantung Gunung, namun untuk habitat burung Pijantung Gunung juga terdapat di area dataran rendah sampai di kawasan pegunungan dengan ketinggian mencapai 1000 meter di atas permukaan laut.





Lahan maupun hutan yang dijadikan sebagi tempat tinggalnya juga sangatlah beragam. Diantaranya mulai dari hutan kering yang ada di pesisir pantai, hutan dataran rendah, area hutan perbukitan, serta di pertumbuhan sekunder.





Kebiasaan Hidup Pijantung Gunung





Kehidupan burung Pijantung Gunung (Arachnothera affinis) ini di alam liar pada umumnya bergerak secara sendirian. Perilakunya sehari-hari pada umumnya dihabiskan untuk mengunjungi area tumbuhan pisang berbuah yang tumbuh liar di hutan.





Selain itu, Pijantung Gunung juga biasa mendatangi pepohonan yang sedang berbunga. Alasan burung Pijantung Gunung yaitu mendatangi tumbuhan serta pepohonan yang sedang berbunga atau berbuah. Yang mana, burung ini memakan sari nektarnya.





Tak hanya itu saja, burung pemakan nektar ini juga diketahui mempunyai sikap yang cukup aktif serta tidak suka berlama-lama bertengger di ranting pohon.





Ciri Fisik Burung Pijantung Gunung





Burung Pijantung merupakan salah satu jenis burung yang dilindungi oleh pemerintah √ Ciri Fisik Burung Pijantung Gunung dan Daerah Persebarannya
flickr.com




Sedangkan untuk ciri fisik burung Pijantung Gunung mempunyai ukuran badan yang tergolong sedang, yaitu panjangnya kurang lebih mencapai 17 cm. Ciri fisik burung Pijantung Gunung selanjutnya yaitu pada corak warna yang menutupi tubuhnya didominasi oleh warna hijau zaitun.





Warna hijau zaitun tersebut tampak pada bab atas kepala, tengkuk, punggung, sayap, dan juga pada bab ekornya. Tak hanya itu saja, ada juga warna putih keabu-abuan yang ada di bab tenggorokan, leher, dada, perut, tunggir, serta pada bab bulu ekor bawahnya.





Selain itu, pada bersahabat area belakang mata serta pada bab tenggorokannya juga terdapat coretan yang berupa garis panjang dengan warna hitam.





Selain itu, ciri fisik burung Pijantung Gunung selanjutnya yaitu pada bab tubuhnya bahwasanya terlihat cukup besar. Kemudian, pada bab ekornya yang berukuran sedang tersusun dari bulu yang lebat serta sanggup dikembangkan.





Kemudian, pada bab paruhnya yang berwarna hitam pekat juga terlihat berukuran tidak mengecewakan panjang dengan sedikit meruncing pada bab ujungnya. Lalu untuk bab matanya yang berwarna hitam juga terlihat bundar serta berukuran yang agak besar.





Lalu, untuk bab kakinya yang berwarna merah muda juga mempunyai ukuran yang tidak kalah besar serta mempunyai bab kuku yang panjang.





Kicauan Burung Pijantung Gunung





Kemudian untuk kicauan burung Pijantung Gunung mempunyai volume yang tidak terlalu tinggi serta tempo kicauannya tergolong cepat. Suaranya juga terdengar agak serak dengan bunyi yang lantang. Terkadang bunyi yang dikeluarkan juga seolah-olah dengan getaran.




Sumber aciknadzirah.blogspot.com