Random post

Showing posts with label Majas. Show all posts
Showing posts with label Majas. Show all posts

Tuesday, June 6, 2017

√ Pengertian Dan #31 Rujukan Majas Personifikasi Yang Gampang Di Pahami (Terbaru)

Pengertian Majas personifikasi ialah gaya bahasa yang mengaitkan sifat - sifat yang di miliki oleh insan terhadap benda - benda mati, seakan - akan benda mati tersebut mempunyai sifat hidup layaknya manusia.  Majas personifikasi ini memakai gaya bahasa "perbandingan". Gaya bahasa perbandingan tersebut biasa dipakai oleh para penulis untuk menganalogikan suatu benda menyerupai seolah - olah mempunyai sifat hidup layaknya manusia. 




Penggunaan gaya bahasa perbandingan, melatar belakangi mengapa majas personifikasi di kategorikan dalam majas perbandingan. Fungsi dari majas personifikasi itu sendiri ialah dipakai untuk menganalogikan atau menunjukkan gambaran secara detail dan terang terhadap situasi atau obyek yang di gambarkan dan juga berfungsi untuk menunjukkan citraan yang positif ( banyangan dan angan - angan).

Ciri - ciri majas personifikasi itu sendiri ialah  adanya penggunaan pilihan kata atau diksi yang makna berupa sifat hidup manusi dan dikaitkan dengan suatu benda yang tidak hidup. Ciri - ciri tersebut sering kita temukan pada banyak jenis karya sastra dan karya tulis lainnya dengan tanpa kita sadari, contohnya menyerupai syairan, koran berita, puisi, gurindam, lirik lagu, novel, dan lainnya.

Untuk sanggup mengetahui dan memahami secara terang terkait dengan apa itu majas personifikasi. pada kesempatan kali ini kami akan menunjukkan beberapa contoh majas personifikasi. berikut ialah beberap contohnya : 


Contoh Majas Personifikasi


1. Pohon kelapa melambai - lambai ketika di terjang oleh angin
2. Sang mentari bersembunyi di baik tebalnya awan hitam.
3. Asap tebal menyelimuti provinsi sumatra utara.
4. Angin membelai rambuku dalam kesunyian malam.
5. Suara adzan membangunkanku dari tidur nyenyakku.
6. Kasur empuk menyapa dan memanggilku untuk tidur.
7. Hamparan taman bunga menebar pesona kepada para pengunjung.
8. Kebakaran yang terjadi melalap habis 30 rumah warga.
9. Panorama pagi memanjakanku dan membangunkanku dari tidurku.
10. Matahari pagi ceria menyapa pagi indahku.
11. Langit juga ikut menangis di kala kamu menangis.
12. Lukuisan indah yang menyentuh hati sampai lubuk hati yang paling dalam.
13. Warna pelangi yang indah memanjakan penglihatanku.
14. Secangkir kopi menemaniku di pagi hari.
15. Jam dindin pun juga ikut tertawa ketika saya menantimu.
16. Aku tersipu aib ketika bung mentapku.
17. Ayah selalu di kejar - kejar oleh waktu setiap hari.
18. Buku ini mengingatkanku akan masa kemudian yang begitu indah.
19. Slimut yang menghangatkanku dari dinginnya malam.
20. Berita perihal si ia terus menghampiriku.

Demikian ulasan artikel kami terkait dengan Contoh Majas Personifikasi Lengkap dalam Bahasa Indonesia yang kami rangkum dari banyak sekali macam literatur. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kiprah makalah majas personifikasi dan pengetahuan anda dan terima kasih atas kunjungan anda. 
Sumber http://www.galinesia.com

Monday, June 5, 2017

√ Pengertian Dan #27 Rujukan Majas Hiperbola Yang Gampang Di Pahami (Terbaru)

Pengertian Majas hiperbola ialah ungkapan untuk menyatakan suatu hal dengan memakai gaya bahasa yang berlebih - lebihan. Kata "Hiperbola" berasal dari bahasa yunani kuna yang mempunyai arti "berlebihan". Majas ini sering dipakai dalam karya tulis atau ucapan pribadi dengan tujuan untuk memperlihatkan kesan yang lebih terhadap apa yang di maksud oleh penyampai pesan. Gaya bahasa hiperbola dikala ini sering disebut dengan gaya bahasa yang Lebay. 


Majas hiperbola ini termasuk kedalam jenis majas kontradiksi atau biasa disebut dengan majas konflik. Hal tersebut dikarenakan majas hiperbola ini pada umumnya memakai diksi atau pilihan kata yang mempunyai makna berbeda dengan diksi atau pilihan kata yang sebenarnya. Namun hal tersebut merupakan cirikhas dari adanya majas hiperbola itu sendiri. Tujuan dari penggunaan pilihan kata yang tidak sesuai dengan makna sesungguhnya tersebut ialah untuk menguatkan atau menciptakan kesan yang lebih jago dari pada makna kata yang sebenarnya. 

Dalam majas hiperbola, penggunaan kata yang mempunyai makna berlebihan atau di besar - besarkan memang di sengaja, contohnya berlebihan dari segi ukuran, bentuk, jumlah dan lain sebagianya. Hal tersebut dikarenakan cirikhas yang harus ada dalam majas hiperbola. Hal yang demikian akan sanggup memperlihatkan kesan terhadap kenyataab yang di sampaikan akan sanggup lebih mendalam dan akan menerima perhatian dari para pembaca atau lawan bicara. Sebaliknya kalau tidak memakai pilihan kata yang berlebihan, maka tidak dikatakan sebagai majas hiperbola. 

Terdakang kita tidak sadar dalam kehidupan sehari - hari kita memakai majas hiperbola dalam pembicaraan dan karya tulis yang kita hasilkan. Majas ini sering dipakai dalam ungkapan kagum, pidato, penasehatan, syair- syair lagu, puisi, dan juga sering dipakai dalam percakapan sehari - hari ( Biasanya anak alay ). Nah pada kesempatan kali ini kita mencoba untuk memperlihatkan beberapa contoh Majas Hiperbola. Berikut ialah contohnya.

26 Contoh Majas Hiperbola


1. Wajahnya putih seputih salju.
2. Wanita itu manis bagaikan bidadari yang turun dari langit.
3. Ayahnya galak sekali bagaikan harimau.
4. Dia baik sekali, bahkan malaikat pun kalah baiknya.
5. Bangunan gedung - gedung tinggi jakarta telah merobek indahnya langit biru.
6. Istriku kalau kehabisan uang belanja bagaikan bidadari galau
7. Suaranya sangat lantang hingga terdengar hingga ke bunua afrika.
8. Semangatnya sangat luar biasa, menggebu - gebu bagaikan api membara.
9. Dia sangat galak hingga syetan pun takut kepadanya. 
10. Robot itu sangat canggih, sangking canggihnya robot tersebut sanggup bermain musik sendiri
11. Kacanya higienis dan bening menyerupai tanpa kaca.
12. Ayah bekerja banting tulang demi memenuhi kebutuhan ku dan keluarga.
13. Malaikat akan terhipnotis kalau mendengar suaranya.
14. Hatiku hancur lebur menjadi bubur dikala ku melihatmu bersamanya.
15. Hanya engkau yang sanggup mengerti beliau dari ujung rambut hingga ujung kaki. 
16. Aku telah menyelam ke dasar samudra untuk sanggup menemukan cintaku.
17. Tangisannya membanjiri seluruh kota.
18. Kebudayaan barat telah meracuni pikiran masyarakat indonesia. 
19. Toni meraung kesakitan alasannya ialah kakinya tergelincir di tangga. 
20 . Pemandangan di indonesia indah dan sejuk, bagaikan di surga. 
21. Cintaku tak akan pernah ternoda oleh noda bandel.
22. Rozi berlari cepat secepat kilat alasannya ialah takut dengan orang tuanya.
23. Hidungmu mancung bagaikan pinokio.
24. Cinta ini suci di atas lembar sejedah.
25. Sehari tidak berjumpa serasa satu kala lamanya.
26. Matamu indah bagaikan bola pimpong.

Demikian ulasan artikel kami terkait dengan 26 Contoh Majas Hiperbola dalam Bahasa Indonesia yang kami rangkum dari banyak sekali macam literatur. Semoga dengan adanya artikel ini bermanfaat bagi kiprah makalah majas hiperbola anda semua. Terima kasih telah berkunjung dan wasalam . 

Sumber http://www.galinesia.com

Sunday, June 4, 2017

√ Pengertian Dan #21 Pola Majas Simile Sederhana Dan Gampang Di Pahami (Terbaru)

Pengertian majas simile ialah gaya bahasa yang dipakai untuk membandingkan antara satu hal dengan hal yang lainnya dengan cara memakai kata - kata penghubung atau kata - kata pembanding yang mempunyai makna dasar "Seperti". Pilihan kata lain yang sanggup dipakai dalam majas simile ini ialah laksana, bagai, bagaikan, bak, umpama, semisal, sebagai, serupa, dan masih banyak lagi pilihan kata yang bermakna dasar "seperti" yang sanggup digunakan.

 ialah gaya bahasa yang dipakai untuk membandingkan antara satu hal dengan hal yang lai √ Pengertian dan #21 Contoh MAJAS SIMILE Sederhana dan Praktis di Pahami (TERBARU)

Berdasarkan jenis majas atau gaya bahasanya, majas simile ini termasuk dalam gaya bahasa atau majas perbandingan. Jika meninjau secara kronologisnya, Simile merupakan kata yang berasal dari bahasa latin yang mempunyai makna dasar "seperti". Dan dalam bahasa melayu kata simile ini umumnya dipakai untuk mengungkapkan gagasan yang berupa "perumpamaan". Hal tersebut secara eksklusif menginterpretasikan bahwa majas simile merupakan majas yang membandingkan dua hal atau lebih yang secara hakiki kedua hal tersebut ialah berbeda, namun mempunyai segi, ciri khas, atau sifat yang di anggap serupa.

Keserupaan dalam majas simile ini dinyatakan secara eksplisit. keserupaan yang eksplisit tersebut artinya pernyataan yang menyatakan keserupaan antara dua hal atu lebih tersebut di nyatakan secara gamblang, jelas, tegas, terus terang dan tidak berbelit - belit. Hal tersebut dikarenakan majas ini bertujuan untuk memperlihatkan kesan yang berbeda dari pada penggunaan pilihan kata yang orisinil namun gampang untuk dipahami oleh pembaca atau pendengar. 

tanpa kita sadari, kita sering menjumpai jenis majas simile ini pada aneka macam macam karya sastra dan karya ilmiah. Untuk lebih memahami wacana majas simile itu sendiri, pada kesempatan kali ini kami menyertakan beberapa contoh majas simile yang kami buat menurut kemampuan kami. berikut ialah pola - pola nya. 

20 Contoh Majas atau Gaya Bahasa Simile

  1. Engkau bagaikan angin di bawah sayapku
  2. Tubuhmu indah bagaikan biola sepanyol
  3. Mata indah bagai bola pimpong.
  4. Semangat ayahku bagaikan api yang berkobar 
  5. Tubuh tedi menyerupai tiang listrik yang menjulan tinggi.
  6. Pak virno kalo lagi murka bagaikan seekor singa yang kelaparan.
  7. Dodi mempunyai susila menyerupai  batu yang sulit untuk dilunakkan.
  8. Wajah bagus dan bercahaya bagaikan rembulan yang bersinar di malam hari.
  9. Rumahku kolam istana megah dan mewah, sungguh indah.
  10. Cara berjalannya bagaikan seorang putri dari keraton.
  11. Kata - katamu kolam sembilu yang merobek - robek isi hatiku.
  12. Kata - kata pidatomu kolam sihir yang mehipnotis para pendengar.
  13. Hati mu higienis bagaikan salju yang putih bersih.
  14. Ternyata otakmu encer juga bagaikan air.
  15. Kamu bagus menyerupai bidadari yang turun dari surga.
  16. Baju halus dan lembut menyerupai kain sutera.
  17. Dia ialah seorang yang sangat pelit menyerupai qorun.
  18. Kamu tanpan sekali menyerupai justin biber.
  19. Mulutmu berbisa bagaikan ular.
  20. Lajunya melesat cepat menyerupai anak panah.
Demikian ulasan artikel kami terkait dengan 30 Contoh Majas Simile dalam Bahasa Indonesia yang kami rangkum dari aneka macam macam literatur online dan offline. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pengetahuan anda wacana majas dan terima kasih sudah berkunjung di blog kami. 

Sumber http://www.galinesia.com

√ Pengertian Dan #17 Pola Majas Litotes Yang Gampang Di Pahami (Terbaru)

Pengertian majas litotes ialah gaya bahasa atau majas yang dipakai untuk menunjukkan ungkapan yang berupa penurunan  kualitas terhadap suatu fakta dan. Penurunan kualitas dari suatu fakta tersebut umumnya ditujukan kepada kualitas manusia. Dengan kata lain, majan ini dipakai untuk menunjukkan ungkapan yang bermakna merendahkan diri yang merupakan bentuk dari penghargaan kepada lawan bicara. Hal tersebut sudah menjad budaya ramah di negara indonesia. 


 ialah gaya bahasa atau majas yang dipakai untuk menunjukkan ungkapan yang berupa penuru √ Pengertian dan #17 Contoh MAJAS LITOTES yang Praktis di Pahami (TERBARU)

Jika kita meninjau dari jenisnya, Majas litotes ini tergolong kedalam jenis majas pertentangan. Majas kontradiksi ini ialah gaya bahasa yang struktur katanya yang mengandung arti atau makna bertentangan dangan makna yang sesungguhnya. Dalam majas litotes, struktur kata yang dipakai bersifat menurunkan kualitas insan dan tidak sesuai dengan makna sesungguhnya.

Majas litotes ini mungkin agak jarang ditemukan dalam percakapan sehari - hari, namun kita sanggup menemukannya di dalam sebuah karya sastra menyerupai puisi, cepen, hikayat, novel, dan lain sebagainya. Untuk memahami majas litotes itu sendiri, pada kesempatan kali ini kami akan menunjukkan beberapa contoh dari majas litotes. Berikut ialah beberapa contohnya:

15 Contoh Majas Litotes


1. Maaf sekali gubukku kecilku berantakan.
2. Walaupun begini, motor butut ku ini sudah mengantarkan pak presiden ke gerbang istana.
3. Hanya kado baju buruk ini yang mungkin sanggup bermanfaat buatmu.
4. Silahkan nikmati hidangan alakadarnya rumah kami ini.
5. Bolehkanlah guru yang kurang arif ini mengutarakan pendapat.
6. Terimalah uang yang nilainya tidak seberapa ini, biar bermanfaat.
7. Bilik kumuhku telah menanti kehadiranmu dan keluargamu untuk menjemputku.
8. Semoga engkau dengan suami yang tak tampan ini. 
9. Saya hanyalah orang kampun yang beruntung sanggup kuliah disini.
10. Mungkin sehelai kain lusuh ini sanggup bermanfaat untuk adik adikmu di masa yang akan datang.
11. Terimalah kado dariku yang nilai tidak seberapa ini. 
12. Aku hanya perjaka hanya sanggup menunjukkan cinta dan kasih sayang.
13.  Malik Muqtadir ialah seorang perjaka kecil yang hidup denganimpian yang besar. 
14. Alhamdulillah, Setelah susah payah bekerja keras selema 2 tahun, kesudahannya aku sanggup membeli kendaraan beroda empat butut cita-cita ini.
15. Aku hanyalah seorang penyuruh presiden di bidang perekonomian.

Demikian ulasan artikel kami terkait dengan 15 Contoh Majas Litotes dalam Bahasa Indonesia yang kami rangkum dari banyak sekali macam literatur baik online maupun offline. Semoga bermanfaat bagi kiprah makalah majas litotes anda dan terima kasih telah berkunjung di blog kami tipepedia. 

Sumber http://www.galinesia.com

Tuesday, May 2, 2017

√ Majas Atau Gaya Bahasa (Pengertian, Contoh, Jenis / Macam - Macamnya)

Pengertian gaya bahasa atau majas yakni penggunaan dan pemanfaat bahasa yang kaya akan keragamannya, penggunaan ragam bahasa tertentu bertujuan untuk mendapat akhir - akhir tertentu yang menjadikan sebuah karya sastra akan semakin menarik (baik mulut maupun tertulis). Penggunaan keragaman bahasa oleh setiap penulis sastra yang mempunyai ciri khas dan cara yang khas tersendiri tergantung oleh perasaan dan pikirinnya. 

Pengertian gaya bahasa atau majas yakni penggunaan dan pemanfaat bahasa yang kaya akan ke √ MAJAS atau GAYA BAHASA (Pengertian, Contoh, Jenis / Macam - Macamnya)

Gaya bahasa atau biasa bersahabat disebut dengan majas ini sering kita temukan dalam setiap karya sastra - karya sastra yang pernah kita amati dan kita ketahui tanpa kita sadari. Kita sanggup mengamati penggunaan gaya bahasa atau majas yang dipakai oleh salah seorang penulis dengan gaya bahasa yang dipakai oleh seseorang lainnya. Tentunya hal tersebut akan berbeda, alasannya yakni gaya bahasa dipenguruhi oleh pikiran dan perasaan penulis. 

Majas ini kerab di gunakan dalam penulisasan dan penciptaan karya sastra yang indah. karya sastra tersebut termasuk di dalamnya berupa prorsa dan puisi. Namun perlu diketahui bahwa puisi tersebut lebih sanggup memakai gaya bahasa dari pada prosa. 

Dalam memahami gaya bahasa (Majas) tidak berhenti hingga disitu saja, namun kita juga harus mengatuhui jenis dari gaya bahasa atau majas itu sendiri. Jenis dari gaya bahas itu sendiri mencakup gaya bahasa atau majas perbandingan, pertentangan, sindirian, dan penegasa yang keempat jenis gaya bahasa tersebut masih terbagi lagi menjadi beberapa macam. Berikut yakni uraian singkat dari Jenis - Jenis Gaya Bahasa atau Majas itu sendiri :

#1. Gaya Bahasa atau Majas Perbandingan


Gaya bahasa atau majas perbandingan yakni gaya bahasa yang memakai struktur kata yang mempunyai makna perbandingan untuk memperlihatkan kesan imbas atau membandingkan atau satu hal dengan yang lain kepada para pembaca atau para pendengar. Jika kita meninjau dari bagaiman cara pembuatan perbandingannya, gaya bahasa atau majas perbandingan ini terbagi menjadi beberapa macam, yaitu :

a. Majas Alegori
Majas alegori yakni majas yang memperlihatkan pernyataan dengan memakai cara - cara lain, mirip melalui pertolongan kiasan terhadap sesuatu atau pertolongan gambaran. Contoh majas alegori yakni sebagai berikut :
Kecantikanmu manis mirip flora hijau yang menyihir setiap mata para lelaki yang memandang. Indah dan begitu mempesona. Namun lambat laun ia akan kering, menguning dan pada risikonya akan menghilang. 

b. Majas Simile
Majas simile ini yakni majas yang memperlihatkan ungkapan dengan memakai perbandingan jelas, gamblang, atau eksplisit yang pernyataannya memakai kata depan dan kunjungsi. kata - kata tersebut sanggup berupa kata "bagaikan", "Umpamanya", "ibaratnya" dan lain sebagainya. Contoh majas simile yakni sebagai berikut :
Aku bagaikan air dan engkau bagai minyak, bagaikan air dan api yang sulit untuk bisa bersatu.

c. Majas Metafora
Majas metafora adalaha majas atau gaya bahasa yang memperlihatkan perbandingan antara suatu benda denga benda yang lainnya. Hal itu dikarenakan kedua benda tersebut mempunyai sifat atau ciri yang hampir sama atau sama. Contoh majas metafora yakni sebagai berikut:
Langit yang mendung dikarenakan sang mentari tidak mau menampakkan wajahnya. 


(Baca Juga : 30 Contoh Majas Metafora Dalam Bahasa Indonesia)


d. Majas Antropomorfisme
Majas Antropomorfisme ini yakni termasuk dalam majas metafora, namun dalam penggunaan majas ini selalu menyertakan kata - kata yang maknanya mempunyai hubungan dengan insan untuk hal yang bukan insan mirip benda, hewan, dan tumbuhan. 

Sang singa tidak mau makan alasannya yakni sang pawang tidak masuk pagi ini.

e. Majas Metonimia
Majas metomonia ini yakni majas yang memakai nama dari suatu benda yang unik untuk dijadikan suatu ciri khas, atribut, atau merek dari suatu hal. Contoh majas metonimia ini yakni sebagai berikut:
Ayah sering menghisap jarum, Oleh alasannya yakni itu ayah terjangkit penyakit jantung 
(yang di majaskan dalam pola ini yakni Merek roko Djarum).

f. Majas Personifikasi
Majas personifikasi yakni majas yang menganalogikan atau menggambarkan suatu benda tidak hidup seakan - akan mempunyai sifat hidup mirip manusia. Contoh majas personifikasi ini yakni sebagai berikut :
Hembusan angin di malam hari membelai tubuhku.

g. Majas Depersonifikasi
Majas depesonifikasi ini yakni kebalikan dari majas personifikasi, yaitu majas yang tidak menganalogikan benda yang tidak hidup seakan - akan mempunyai sifat hidup mirip manusia. Contoh majas depersonifikasi yakni sebagai berikut :
Seandainya saya jadi langit, engkau menjadi buminya.

h. Majas Pars Pro Toto
Majas pars pro toto ini yakni mejas yang dipakai untuk memperlihatkan ungkapan hanya sebagian dari suatu obyek namun hal tersebut sanggup memperlihatkan totalitas dari keseluruhan obyek. Contoh Majas pars pro toto ini yakni sebagai berikut:
Setiap anak akan dikenai biaya Rp.75.000 untuk setiap masuk kedalam wahana bermain.

i. Majas Totem pro parte
Majas totem pro parte yakni kebalikan dari majas pars pro toto di atas, yaitu untuk mengunkapkan totalitas dari seluruh obyek namun yang di maksudkan yakni hanya sebagian obyek. Umumny dipakai untuk sindiran. Contoh Majas totem pro parte ini yakni sebagai berikut:
Arema malang akan bertanding melawan persebaya surabaya

j. Majas Simbolik
Majas simbolik yakni majas yang dipakai untuk menyatakan suatu maksud dengan memakai simbol atau lambang - lambang. Contoh majas simbolik yakni sebagai berikut : 
Lambang garuda merupakan lambang negara indonesia.

k. Majas Asosiasi
Majas asosiasi yakni majas yang memperlihatkan ungkapan perbandingan antara dua hal yang berbeda dengan memakai pernyataa yang sama / dianggap sama. Contoh majas asosiasi ini yakni sebagai berikut:
Masalahanya sangat rumit sekali, rumitnya tuh g beda jauh dengan rambutmu.


#2. Gaya Bahasa atau Majas Pertentangan 


Gaya bahasa atau majas kontradiksi yakni gaya bahasa yang memakai struktur kata yang mempunyai makna bertentangan dengan makna yang sesungguhnya. Jika kita meninjau dari bagaiman cara pembuatan pertentangannnya, gaya bahasa atau majas kontradiksi ini terbagi menjadi beberapa macam, yaitu :


a. Majas Litotes
Majas Lototes yakni majas yang memperlihatkan ungkapan dalam bentuk penurunan kualitas dari suatu fakta (kebanyakan kualitas manusia). tujuannya yakni untuk merendahkan diri kepada orang lain. Contoh majas litotes ini yakni sebagai berikut:
Biarkanlah jam tangan buluk ini selalu menemanimu di ketika kamu pergi.

b. Majas Hiperbola
Majas hiperbola yakni gaya bahasa atau majas yang memakai diksi atau pilihan kata yang bermakna melebih lebihkan suatu kenyataan yang ada yang mengakibatkan hal tersebut menjadi tidak masuk di akal. Contoh majas hiperbola ini yakni sebagai berikut:
Kecantikanmu tidak bisa untuk ku diskripsikan dengan kata - kata.

c. Majas Antitesis
Majas antitesis yakni majas yang memperlihatkan ungkapan yang berafiliasi dengan benda, siatuasi, ataupun sifat yang kondisi dan keadaanya saling bertentatang. Pada umumnya majas ini memakai pilihan kata atau diksi yang mempunyai makna pertentangan. Contoh majas antitesis ini yakni sebagai berikut:
Baik anak - anak hingga yang sudah berusia bau tanah berhak untuk mendapat pelayanan kesehatan

d. Majas Paradoks
Majas paradok ini yakni majas yang dipakai untuk menyatakan kontradiksi di antara kedua fakta yang saling bertentangan, seakan akan kedua fakta tersebut tidak masuk di akal. Contoh majas paradok ini yakni sebagai berikut :
Malik mencicipi kesepian diantara keramaian kota.

#3. Gaya Bahasa atau Majas Sindiran

Gaya bahasa atau majas sindiran yakni gaya bahasa yang memakai struktur kata yang mempunyai makna atau maksud untuk menyindir guna meningkatkan kesan dan makna kata terhadap para pendengar atau pembaca. Jika kita meninjau dari bagaiman cara pembuatan sindirian ini, gaya bahasa atau majas sindiran ini terbagi menjadi beberapa macam, yaitu :

a. Majas Sarkasme
Majas Sarkasme yakni salah satu jenis majas atau gaya bahasa sindiran yang mempunyai makna yang sangat kasar, dan terkadang penggunaan majas ini akan sanggup menyakitkan hati. Contoh majas serkasme yakni sebagai  berikut:
Anda punya mata atau tidak ? Mobil membisu kok di tabrak. 

b. Majas Ironi
Majas Ironi yakni majas atau gaya bahasa yang memperlihatkan pernyataan perihal suatu hal yang bertentangan dengan maksud yang dipakai untuk memperlihatkan sindiran terhadap seseorang, namun dengan memakai cara yang halus. Contoh majas ironi ini yakni sebagai berikut.
Bagus sekali nilai rapotmu, semua nilai yakni 7 semua.

c. Majas Sinisme
Majas sinisme yakni majas atau gaya bahasa sindiran lebih bernafsu dari Ironi, dengan cara menyindir secara eksklusif kepada orang lain. Contoh majas sinisme ini yakni sebagai berikut:
Seorang siswa sepertimu tidak pantas berkelakukan mirip tadi.

Gaya Bahasa atau Majas Penegasan
Gaya bahasa atau majas penegasan yakni majas yang memperlihatkan ungkapan dengan memakai diksi atau pilihan kata yang bermakna penegasan. Tujuannya yakni untuk mensugesti perilaku dan prilaku para pembaca atau para pendengar. jika kita meninjau dari bagaiman cara pembuatan penegasannya, gaya bahasa atau majas penegasan ini terbagi menjadi beberapa macam, yaitu :

a. Majas Repetisi
Majas Repetisi yakni gaya bahasa atau majas yang memperlihatkan ungkapan penegasan dengan cara mengulang - ulang kata-kata sebagai penegasan. Contoh majas repetisi ini yakni sebagai berikut : 
Engkaulah yang ku impikan, engkaulah pujaan hatiku, engkaulah yang akan menjadi teman hidupku.

b. Majas Paralelisme
Majas paralelisme ini yakni majas atau gaya bahasa yang memperlihatkan ungkapan penegasan dengan cara mengulang kata utama. Dan pada umumnya majas ini dipakai dalam karya sastra mirip puisi. Contoh majas paralelisme ini yakni sebagai berikut: 
Ibu yakni malaikat
ibu yakni superhero
ibu yakni segalanya

c. Majas Pleonasme
Majas pleonasme ini yakni gaya bahasa atau majas dipakai untuk memperlihatkan ungkapan penegasan dengan cara memakai kata - kata secara berlebihan dengan tujuan untuk menegaskan arti suatu kata.
Seluruh karyawan yang ada di dalam ruangan biar segera keluar.

d. MajasTautologi
Majas  tautologi yakni majas atau gaya bahasa yang memperlihatkan ungkapan penegasan dengan cara mengulang kata hingga beberapa kali  yang ada di dalam sebuah kalimat dengan tujuan untuk menegaskan. Pada umumnya pengulangan tersebut memakai kata - kata yang bersinonim. Contoh majas tautologi  ini yakni sebagai berikut:
Hidup akur, bersaudara, dan rukun yakni dasar dari kehidupan bermasyarakat

e. Majas Klimaks
Majas titik puncak yakni gaya bahasa atau majas yang menyatakan ungkapan penegasan dengan mengkapkan  beberapa hal dengan berturut -turut. pada umumnya urut - urutannya di mulai dari yang paling rendah hingga yang paling tinggi (Meningkat). Contoh majas titik puncak ini yakni sebagai berikut : 
Seluruh kalangan masyarakat mulai dari anak- anak, remaja, hingga orang bau tanah mengikuti lomba agustusan


f. Majas Antiklimaks
Majas antiklimaks yakni majas atau gaya bahasa yang menyatakan ungkapan penegasan dengan mengungkapkan beberapa hal secara berturut - turut. Urutannya yakni dimulai dari yang paling tinggi hingga yang paling rendah (Menurun). Contoh majas antiklimaks  ini adalahs sebagai berikut : 
Di tingkat wilayah kota, kecamatan, desa, hingga pelosok RT dan RW, semua masyarakat ikut berpartisipasi dalam memeriahkan HUT RI Ke - 68.

g. Majas Retorik
Majas retorik ini yakni gaya bahasa atau majas memperlihatkan ungkapan penegasan dengan cara memperlihatkan ungkapan berupa kalimat tanya yang namun tidak memerlukan sebuah jawaban. Makud dari kalimat tanya tersebut yakni memperlihatkan penegasan, sindiran, atau menggugah. Contoh majas retorik ini yakni sebagai berikut:
Siapa yang bilang IPK 3 bakalan jadi orang yang sukses ?

Untuk lebih memahami perihal majas atau gaya bahasa dengan efektif, silahkan lihat vidio di bawah ini :

Demikian ulasan artikel kami terkait dengan Pengertian Gaya Bahasa (Majas) Lengkap dengan Jenis dan Contohnya yang kami rangkum dari banyak sekali macam literatur. Semoga bermanfaat bagi pengetahuan anda dan terimas kasih telah berkunjung. 

Sumber http://www.galinesia.com

Monday, March 6, 2017

√ Pengertian Dan #25 Pola Majas Paradoks Yang Gampang Di Pahami

Pengertian majas paradoks yaitu gaya bahasa atau majas yang dipakai untuk memperlihatkan ungkapan yang menyatakan kontradiksi dengan cara mengungkapkan dua atau lebih yang bersifat kasatmata namun saling berlawanan satu sama lain. Sering kali hal - hal yang saling bertentangan tersebut tidak masuk akal. Pengertian lain menjelaskan bahwa paradok yaitu sebuah kalimat opini atau argumentasi yang mengandung makna salah namun juga benar. 

Ilustrasi gambar paradoks | sumber : idn Times

Kata "paradoks" sendiri berasal dari bahasa yunani yang mempunyai arti sebuah argumen yang berlawanan atau bertentangan. Berdasarkan jenis dari majasnya, majas paradoks ini tergolong dalam jenis majas paradoks perbandingan. Majas perbandingan yaitu gaya bahasa yang memakai struktur kata yang memperlihatkan perbandingan antara dua hal atau lebih. Ciri khas yang membedakan majas paradok dengan majas perbandingan lainnya ibarat majas alegori, metafora dan lainnya yaitu majas ini mengungkapkan dua hal yang saling berlawanan atau bertentangan dalam satu kalimat majemuk, namun kedua hal tersebut yaitu hal yang benar.
Majas padarok ini sanggup kita temukan di banyak sekali macam karya sastra atau karya ilmiah ibarat puisi, ceperen, koran, jurnal dan lain sebagainya dengan  tanpa kita sadari. Kalimat yang berupa opini atau argumen kebanyakan memakai majas paradoks ini. Untuk mempermudah pemahaman ihwal majas paradoks ini kami memperlihatkan beberapa contohnya. Berikut yaitu rujukan majas paradoks tersebut : 

Contoh Majas Paradoks

1. Pikiran kita harus tetap hirau taacuh walaupun dalam kondisi cuaca yang panas ini.
2. Hati dia tetap hening meski telah di musuhi oleh banyak orang.
3. Usia boleh tua, namun semangat harus tetap muda.
4. Rasa sakit akan terlupakan oleh kegigihan dalam pencapaian sebuah mimpi.
5. Keuntungan produksi tetap sedikit walaupun omset penjualan meningkat.
6. Kenaikan nilai tukar uang rupiah terhadap dolar menurunkan kesejahteraan masyarakat.
7. Nenek tidak pernah merasa kesepian walaupun ia sudah usang menjanda.
8. Teriakan masyarakat terus menghujaninya namun ia tetap saja tuli.
9. Kesuksesan dalam karir tidak membuatku sukses dalam urusan cinta.
10. Kekayaan yang membuatku untuk hidup lebih sederhana.
11. Laila memang mempunyai raut wajah yang manis namun mempunyai hati yang busuk.
12. Pipit merasa kesepian ditengah keramaian kota. 
13. Walaupun ayah sangat keras, namun dihatinya ia selalu menyayangiku.
14. Ketulusan cintaku di balas dengan penghiatan olehmu.
15. Tubuhmu kekar, perkasa, besar, dan kuat, namun hatimu sangat lemah.
16. Pemerintah menaikan harga bbm di dikala harga minyak dunia menurun.
17. Ketampanan tidak menjamin kau cepat mempunyai seorang kekasih.
18. Sosmed menjauhkan orang yang akrab dan mendekatkan orang yang jauh.
19. Walaupun hidupnya penuh dengan kekayaan tapi hidupnya tidak bahagia.
20. Aku belum mengantuk meski malam mulai larut.
21. Nilai sosial luntur dikala teknologi mulai berkembang.
22. Badan malik tetap saja kurus walaupun posi makannya banyak.
23. Aku mencintaimu tapi kau tak pernah mencintaiku.
24. Kebaikan yang ku berikan kepadanya dibalas kejahan yang kejam.
25. Hidup ini memang berat, namun harus di bikin enteng saja.

Demikian ulasan artikel kami tentang 25 Contoh Majas Paradoks dalam Bahasa Indonesia yang kami rangkum dari banyak sekali macam literatur. Semoga dengan adanya artikel ini bermanfaat bagi anda dan kami berterima kasih telah berkunjung di blog kami.

Sumber http://www.galinesia.com

Saturday, March 4, 2017

√ Pengertian Dan #11 Pola Majas Alegori Yang Gampang Di Pahami

Pengertian Majas Alegori yaitu gaya bahasa atau majas yang dipakai untuk menyatakan suatu hal dengan cara menawarkan ungkapan yang berupa analogi, penggambaran, atau pengkiasan atas hal yang ingin di ungkapkan. Umumnya, Majas alegori selalu dikemas kedalam sebuah kalimat atau uraian yang lebih kompleks konteksnya. Dengan kata lain majas ini sanggup diartikan sebagai gaya bahasa yang bertauan antara satu hal dengan hal lainnya dalam satu kesatuan yang utuh atau Kompleks.

Ilustrasi gambar analogi | sumber : HatRabbits

Berdasarkan kronologi-nya, alegori ini yaitu sebuah kata yang berasal dari bahasa yunani. Alegori dalam bahasa yunani yaitu Allegorein yang arti secara harfiahnya yaitu "pengungkapan hal yang sebaliknya". Berdasarkan makna dasar alegori yang berasal dari bahasa yunani tersebut sanggup di tarik suatu kesimpulan bahwa majas alegori ini merupakan gaya bahasa yang mengungkapkan suatu hal namun yang dimaksud yaitu hal yang lainnya. 

Baca juga 
Contoh majas simile

Sekilas majas alegori ini hampir mirip atau sama dengan majas simile jikalau ditinjau dari segi gaya bahasanya. Majas simile mempunyai ciri khas penggunaan pilihan kata atau diksi yang mempunyai makna dasar "seperti", kata lain yang biasa dipakai dalam majas simile yaitu bagaikan, bak, umpamanya dan lain sebagainya. Namun yang membedakan majas alegori dengan majas simile adakah pengungkapannya selalu dikemas kedalam sebuah kalimat atau uraian yang lebih kompleks. Jadi, jangan hingga salah untuk memahami kedua jenis majas ini yang sepertinya sama namun berbeda.

Kita sanggup menemukan majas alegori ini pada karya - karya sastra atau bahkan karya - karya ilmiah. Namun, terkadang kita sulit untuk menemukannya dikarenakan kita tidak tahu mirip apa majas alegori itu sendir. Pada kesempatan ini, penulis mengajak para pembaca untuk memahami lebih lanjut perihal majas alegori itu sendiri. dan juga penulis menyertakan beberapa rujukan yang gampang untuk dipahami dan semoga sanggup memudahkan para pembaca untuk memahami majas alegori itu sendiri. berikut yaitu beberapa rujukan tersebut :

5 Contoh Majas Alegori

  1. Seseorang yang berbuat berbuat kebaikan tanpa disertai dengan riya' bagaikan menam satu biji jagung. Biji jagung tersebut akan akan tumbuh menjadi tumbuhan jagung yang mempunyai 2 - 3 tongkol jagung. Tongkol jagung berisi lebih dari seratus biji jagung.
  2. Mencintaimu bagaikan hidup dalam peperangan. Tidak pernah takut terhadap apapun yang menghalang dan kapan pun selalu siap untuk angkat senjata.
  3. Kecantikanmu bagaikan tumbuhan hijau yang menyihir setiap mata para lelaki yang memandangnya. indah dan begitu menakjubkan. Namun lambat laun ia akan kering, menguning, dan pada balasannya ia akan musnah.
  4. Otak insan mirip mata pisau. semakin diasah maka akan semaki tajam dan membuatnya akan semakin pintar. Namun apabila ia di biarkan begitus saja tergeletak, maka pisau tersebut akan berkarat dan akan menjadi tumpul dengan sendirinya. 
  5. Wanitu itu ibaratkan tulang rusuk yang bengkok. Tidak semudah apa yang kita fikirkan untuk membuatnya lurus. Ketika kita memaksakan dengan otot yang kekera, maka tulang tersebut malah akan patah dan akan hancur berantakan. Namun juga tulang bengkok itu dilarang dibiarkan bengkok begitu saja. 
Demikian ulasan artikel kami terkait dengan 5 Contoh Majas Alegori dalam Bahasa Indonesia yang kami rangkum dari banyak sekali macam literatur online yang telah kami baca. Semoga apa yang kami rangkum ini sanggup bermanfaat kiprah makalah majas alegori dan bagi pengetahuan anda. terima kasih telah berkunjung.

Sumber http://www.galinesia.com