Random post

Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Sunday, December 24, 2017

√ Macam-Macam Musibah Di Indonesia Dan Penyebabnya

Indonesia yakni negeri yang mempunyai kekayaan alam yang melimpah sekaligus mempunyai banyak potensi musibah lantaran karakteristik geografisnya. Seperti, terletak pada ring of fire, diapit oleh dua samudra besar, kontur tanah yang berbukit-bukit, dan lain sebagainya. Definisi dari musibah itu sendiri yakni insiden atau rangkaian insiden yang sanggup mengganggu serta membahayakan keberlangsungan makhluk hidup di suatu tempat.

Selain faktor alam, kelalaian insan dalam mengelola lingkungannya juga menjadi faktor penyebab musibah di Indonesia yang tak kalah signifikan. Pada artikel ini akan dibahas macam-macam musibah yang terjadi di Indonesia dan penyebabnya untuk kita pahami dan antisipasi.

Lihat juga artikel tentang: Negara Turki

1. Banjir
Banjir didefinisikan sebagai pedoman air yang berlebihan sampai merendam daratan. Di antara macam-maca musibah yang terjadi di Indonesia, banjir yakni yang paling umum ditemukan. Banjir sanggup terjadi dikala volume air di sebuah tubuh air baik itu sungai, danau, dan lainnya, meluap keluar dari tubuh air.

Penyebab terjadinya banjir yakni terjadinya curah hujan yang besar, drainase yang tiba-tiba misalkan dari tanah longsor, atau lantaran jebolnya bendungan lantaran faktor alam. Tidak kalah besar dampaknya yakni banjir yang disebabkan oleh kelalaian manusia. Contohnya yakni salah mengelola tata ruang, membuang sampah tidak pada tempatnya sehingga menutupi jalur air, sampai penebangan hutan yang mengganggu serapan air.

Indonesia yakni negeri yang mempunyai kekayaan alam yang melimpah sekaligus mempunyai banya √ Macam-Macam Bencana Alam di Indonesia dan Penyebabnya

2. Tanah longsor
Macam-macam musibah yang satu ini yakni musibah yang umumnya terjadi di tempat pegunungan atau perbukitan. Indonesia mengalami tragedi tanah longsor hampir setiap tahun, lantaran kontur permukaan bumi di Indonesia banyak terdapat lereng dan pegunungan yang curam. Dampak dari tragedi ini yakni terputusnya jalur transportasi, kerusakan infrastruktur, sampai memakan korban jiwa. Utamanya tragedi ini disebabkan lantaran struktur tanah yang lemah, terlebih pada tepi jurang yang tidak ditumbuhi pohon yang mana akarnya sanggup menjadi penguat tanah. Hujan dengan intensitas besar juga sanggup menjadi pemicu, lantaran sanggup melemahkan struktur tanah sehingga gampang terjadi longsor.

Lihat juga: Peta Singapura

3. Kekeringan
Terletak di Iklim tropis, otomatis salah satu dari banyak macam-macam musibah yang satu ini rawan untuk terjadi, bahkan dalam rentang waktu yang lama. Kekeringan diartikan sebagai kurangnya ketersediaan air dari jumlah yang dibutuhkan. Memang, efeknya tidak cepat ibarat musibah lainnya, tetapi sama mematikannya dengan musibah yang lain. Hal ini lantaran air yakni kebutuhan pokok dari makhluk hidup apapun. Ketika terjadi kekurangan air, otomatis kebutuhan insan akan air terganggu sampai ternak dan tanaman akan ikut mati. Penyebabnya sanggup jadi tanggapan faktor perubahan iklim yang tidak stabil, sampai kegagalan insan dalam administrasi sumber daya air.

4. Gunung meletus
Memiliki banyak gunung berapi menciptakan wilayah Indonesia mempunyai kesuburan yang tinggi, namun rentan juga terhadap salah satu dari banyak macam-macam musibah di Indonesia. Bencana tersebut terkait dengan keberadaan gunung berapi di Indonesia yang jumlahnya sangat banyak dan hampir merata. Hal ini disebabkan lantaran adanya zona subduksi antara lempeng Indo-Australia dengan lempeng Eurasia. Gunung berapi yang paling aktif di Indonesia yakni gunung Kelud dan Merapi. Skala musibah yang ditimbulkan bervariasi, dari lokal sampai nasional tergantung besarnya letusan.

5. Gempa Bumi
Memiliki intensitas yang tinggi, gempa bumi menjadi salah satu tragedi yang paling diwaspadai di Indonesia. Gempa bumi yakni getaran yang terjadi di permukaan bumi lantaran terjadinya pelepasan sejumlah energi yang diakibatkan oleh gelombang seismik dari dalam bumi. Gelombang seismik tersebut dihasilkan dari pergerakan lempeng bumi. Gempa bumi dangkal yakni gempa bumi yang mempunyai hiposentrum dibawah 60 km dari permukaan bumi, dan menghasilkan kerusakan yang paling besar dibandingkan dengan gempa bumi dalam dan menengah. Meskipun jarang, gempa bumi juga disebabkan oleh faktor-faktor lain ibarat tumbukan asteroid, acara gunung api, sampai gempa bumi tanggapan acara insan ibarat tambang ataupun dinamit.

Lihat juga artikel mengenai Manfaat Peta

6. Kebakaran hutan
Kebakaran hutan sebetulnya dikategorikan lebih umum yaitu kebakaran liar. Kebakaran hutan, vegetasi, ataupun semak yang berada di alam liar menjadi berbahaya lantaran berpotensi merambat sampai tempat pemukiman manusia. Selain itu, dampak sekunder ibarat asap yang dihasilkan, hilangnya vegetasi dan satwa pun akan merugikan manusia. Adapun penyebab dari pola macam-macam tragedi yang terjadi di alam ini yakni petir pada hutan yang kering, serta acara insan untuk membuka lahan ataupun yang bersifat ketidaksengajaan. Aktivitas vulkanis dan kebakaran bawah tanah (umumnya pada tanah gambut) pun sanggup menyulut terjadinya tragedi ini.

Berikut yakni pola dari macam-macam musibah dan penyebabnya. Hendaknya kita waspadai bersama agar tidak menimbulkan kerugian bagi kehidupan. Langkah-langkah antisipasi juga perlu untuk dipelajari dan dilakukan. Menjaga alam yakni kewajiban, lantaran sedikit banyak musibah juga diakibatkan oleh kelalaian insan dalam menjaga lingkungannya.
Sumber http://www.geologinesia.com

Saturday, December 23, 2017

√ Garis Wallace Dan Garis Weber : Garis Yang Membagi Indonesia Menjadi 3 Bagian

Pernahkah Anda mendengar mengenai garis Wallace dan garis Weber? Mungkin Anda hanya pernah mendengarnya saja, atau bahkan kini sudah mulai absurd dengan dua garis ini. Garis ini bukan merupakan garis yang berada dalam rumus matematika atau perhitungan lainnya. Garis-garis ini banyak dibahas dalam ilmu bumi menyerupai geografi dan lain sebagainya. Garis ini merupakan garis-garis yang berafiliasi dengan suatu daerah.

Kedua garis ini merupakan garis khayal atau tidak kasatmata yang hanya ditampilkan pada peta saja. Garis ini membagi dan memisahkan Indonesia menjadi tiga wilayah bagian. Garis-garis ini bahkan sangat rekat dengan persebaran tumbuhan dan fauna pada wilayah Indonesia. Karena Indonesia dibagi menjadi tiga bab maka garis yang membaginya terdiri dari dua garis. Garis-garis tersebut ialah garis Wallace dan garis Weber.

Garis ini merupakan sebuah garis khayal yang memisahkan Indonesia pada bab Tengah dan Indonesia pada bab Timur. Garis ini dibentuk alasannya ialah kedua tempat di Indonesia ini mempunyai karakteristik tumbuhan dan fauna yang sangat berbeda. Penemu garis ini ialah seorang ilmuwan berjulukan Alfred Russel Wallace.

Wallace mulai menyadari bahwa ada perbedaan tumbuhan fauna pada kedua tempat tersebut sesudah mengunjungi Hindia Timur sekitar era ke 19. Seperti penemunya, garis ini lalu diberi nama yang sama yaitu garis Wallace. Alfred Russel Wallace menciptakan sebuah penelitian yang menawarkan hasil adanya perbedaan binatang di Indonesia bab Timur dan Indonesia bab barat.

Sedangkan Garis Weber juga membagi Indonesia menjadi dua bagian. Jika garis sebelumnya membagi Indonesia bab timur dan juga bab barat, maka garis weber ini membagi Indonesia menjadi bab tengah dan bab timur. Karena garis weber membagi Indonesia menjadi timur dan tengah maka letaknya juga sempurna membelah Indonesia bab timur dan Indonesia bab tengah. Secara lebih tepat, garis ini terletak diantara pulau Papua dan pulau Sulawesi.

Pernahkah Anda mendengar mengenai garis Wallace dan garis Weber √ Garis Wallace dan Garis Weber : Garis yang Membagi Indonesia menjadi 3 Bagian
Sumber: Wikimedia

Kembali kepada Garis Wallace, garis ini diletakkan pada dua pulau yaitu antara pulau Sulawesi dengan pulau Kalimantan. Selain itu, Anda juga bisa menemukan garis ini berada diantara pulau Lombok dan pulau Bali. Garis ini membagi wilayah Sulawesi dan Nusa Tenggara menjadi beberapa wilayah yaitu Pulau Sulawesi, Kepulauan Maluku, Sumba, Sumbawa, Lombok dan juga Timor.

Wilayah-wilayah ini masuk pada tipe Asiatis atau tipe peralihan. Wilayah-wilayah ini mempunyai ciri khas tersendiri pada jenis faunanya. Salah satu wilayah yang mempunyai jenis fauna paling khas ialah Pulau Sulawesi. Contoh binatang atau fauna khas Sulawesi ialah sapi hutan.

Membahas lebih lanjut mengenai jenis tumbuhan dan fauna yang dibagi oleh garis-garis Wallace terdiri dari dua jenis tipe yaitu tipe peralihan dan tipe asiatis. Tipe yang paling khas ialah tipe asiatis. Flora dan fauna tipe ini tersebar di wilayah Indonesia khususnya bab barat yang terdiri dari pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Tipe asiatis diberi nama demikian alasannya ialah mempunyai kemiripan dengan binatang dan tumbuhan yang tumbuh di benua Asia.

Flora atau tumbuhan dengan yang dibelah oleh garis Wallace ini terdiri dari beberapa tipe. Tipe pertama ialah tipe meranti-merantian. Tanaman meranti-merantian mempunyai nama latin Dipterocarpus. Tanaman ini banyak tumbuh di wilayah Asia. Tanaman meranti-merantian merupakan jenis tumbuhan epifit sebagai tumbuhan khas wilayah Asia.

Tanaman meranti termasuk dalam kelompok pepohonan yang berkayu keras. Berbagai jenis rotan juga menjadi salah satu tumbuhan tipe Asiatis yang berada di Indonesia bab barat. Rotan ini banyak dipakai oleh masyarakat Indonesia untuk memproduksi barang-barang menarik. Berbagai jenis nangka dan amoldi juga menghiasi tipe ini.

Dari jenis bunga, Anggrek menjadi tumbuhan jenis bunga satu-satunya yang merupakan tipe Asiatis atas hasil pembagian dari garis Wallace. Bunga Anggrek banyak ditemukan di hutan-hutan di Indonesia. Bunga ini tumbuh dengan melekat pada tumbuhan-tumbuhan yang lain. Namun meskipun bergantung pada tumbuhan lain namun tidak menjadi benalu bagi tumbuhan tersebut. Anggrek bisa melaksanakan fotosintesis secara mandiri. Selain Anggrek, ada pula lumut, cendawan, paku-pakuan dan pohon jati yang mendiami tumbuhan tipe asiatis.

Beralih pada jenis-jenis fauna yang menjadi bab dari tipe asiatis. Macam-macam fauna ini banyak ditemukan tinggal dan berkembang biak dengan baik di benua Asia. Jenis pertama ialah gajah. Gajah memang banyak ditemukan di benua Asia. Di Indonesia gajah yang populer ialah gajah Sumatera. Selanjutnya yang juga populer sebagai binatang khas Sumatera ialah harimau Sumatera. Namun sayangnya, kedua binatang ini kini banyak diburu untuk diambil bab tertentu dari tubuhnya lalu selanjutnya dijual.

Fauna selanjutnya yang dipisahkan menurut garis Wallace ialah rino bercula satu dan banteng. Beberapa tipe tumbuhan dan fauna ini mungkin bisa juga dilihat sedang mendiami sebuah wilayah tertentu yang ada di negeri ini.
Sumber http://www.geologinesia.com

Thursday, December 21, 2017

√ Mengenal Letak Geologis Indonesia

Letak Geologis merupakan salah satu cara untuk mengetahui posisi suatu tempat atau negara pada permukaan bumi. Biasanya para jago memakai aspek geologis tempat itu sendiri, menyerupai kondisi lempeng lapisan bumi yang berada di suatu negara. Letak geologis ini juga sanggup dilihat menurut keadaan bebatuan yang berada di lapisan tanah negara itu sendiri. Dengan  mengetahui letak suatu negara secara geologis, maka orang-orang sanggup memperkirakan peristiwa alamiah pada negara tersebut.  Lalu bagaimana dengan letak Geologis Indonesia?

Sudah menjadi diam-diam umum, bahwa Indonesia dikenal sebagai negara yang mempunyai jumlah gunung api terbanyak. Bahkan diantara gunung-gunung tersebut ada yang masih aktif sampai sekarang. Keberadaan gunung itu juga telah menawarkan efek dari kondisi bebatuan pada lapisan bumi Indonesia. Berdasarkan aspek geologis tersebut, Indonesia terletak pada dua titik pertemuan sirkum pegunungan, mencakup sirkum Mediterania dan sirkum Pasifik. Sirkum Mediterania terdapat di wilayah barat Indonesia, sementara sirkum Pasifik terdapat di wilayah bab tengah.

Selanjutnya, letak Geologis Indonesia juga berhasil mengungkap sebuah fakta bahwa  Negara ini terletak diantara tiga lempeng utama dunia. Masing-masing lempeng itu ialah Lempeng Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik. Secara teoritis, keberadaan lempeng tersebut akan menjadikan peristiwa alamiah berupa gempa bumi. Hal ini dikarenakan adanya pergerakan dari masing-masing lempeng tersebut, sehingga menjadikan gesekan.

Letak Geologis merupakan salah satu cara untuk mengetahui posisi suatu tempat atau negara  √ Mengenal Letak Geologis Indonesia

Dengan posisi Indonesia yang terletak di antara 3 lempeng tersebut, maka Indonesia sering kali mengalami gempa bumi. Bahkan beberapa wilayah di Indonesia  tergolong sebagai tempat yang sangat rawan terjadi gempa bumi. Selain itu, menurut aspek geologis pula ilmuan juga mengetahui bahwa Indonesia berada diantara dua Dangkalan besar. Dangkalan itu sendiri sanggup di artikan sebagai wilayah bahari yang menghubungkan wilayah daratan yang sangat besar, contohnya berupa benua.

Terkait dengan hal ini, jikalau dilihat dari sisi barat Indonesia, maka negara ini berhadapan pribadi dengan Dangkalan Sunda. Dangkalan tersebut yang juga menghubungkan Indonesia dengan Benua Asia. Sementara di wilayah timur, Indonesia berhadapan dengan Dangkalan Sahul yang menghubungkan Indonesia dengan Benua Australia. 

Letak Geologis Indonesia juga menawarkan efek terhadap fenomena alam di Indonesia. Sebagai mana dijelaskan semula, bahwa salah satu efek tersebut ialah fenomena gempa bumi. Beberapa kali tercatat Indonesia mengalami guncangan hebat jawaban gempa bumi tersebut.

Beberapa dari peristiwa tersebut juga telah menawarkan kerusakan bagi kondisi lingkungan di Indonesia. Bahkan salah satu diantaranya telah menjadikan gelombang tsunami yang terjadi beberapa tahu lalu. Tentunya hal itu masih teringat terang dalam kenangan masyarakat Indonesia. Banyak orang-orang yang kehilangan anggota keluarga, tempat tinggal, dan hal lainnya. Selain dari fenomena gempa bumi di atas, letak Indonesia secara geologis juga menawarkan efek lainnya. Berikut beberapa efek tersebut.

1. Banyaknya gunung api aktif di Indonesia
Keberadaan Indonesia yang terletak diantara dua sirkum pergunungan, menciptakan negara ini mempunyai jumlah gunung api aktif yang banyak. Gunung-gunung paling banyak terdapat di wilayah barat Indonesia. Hal ini dikarenakan wilayah tersebut dilalui oleh sirkum pegunungan mediterania. Sirkum tersebut mempunyai pegunungan api yang masih muda dan mempunyai potensi sebagai gunung aktif.

2. Indonesia mempunyai bahari dalam dan bahari dangkal
Akibat dari letak Geologis Indonesia yang berada diantara dua Dangkalan, maka Indonesia mempunyai bahari dalam dan bahari dangkal. Wilayah barat Indonesia mempunyai kondisi bahari dalam, sementara wilayah tengah dan timurnya mempunyai kondisi lautan yang dangkal.

3. Indonesia mempunyai potensi tambang
Di samping menjadikan gerakan tektonik, keberadaan Indonesia yang berada diantar tiga lempeng dunia menciptakan negara ini mempunyai cekungan sedimen. Cekungan ini sendiri dikenal bisa membentuk endapan berupa batuan yang mengandung mineral-mineral tertentu. Mineral-mineral itu sendiri mempunyai potensi untuk di olah dalam sistem pertambangan. Sehingga hal ini juga menciptakan Indonesia sebagai negara yang mempunyai potensi tambang.

4. Indonesia mempunyai tanah yang subur
Oleh alasannya yakni Indonesia terdapat banyak gunung api aktif, maka menciptakan tanah Indonesia mempunyai kadar kesuburan cukup tinggi. Kesuburan tanah itu sendiri diakibatkan dari acara gunung yang mengeluarkan tanah-tanah vulaknik. Sementara tanah vulkanik tersebut mengandung unsur hara yang banyak, sehingga mensugesti kesuburan tanah di Indonesia.

5. Indonesia termasuk negara rawan bencana
Adanya gunung-gunung api aktif di Indonesia, sering kali menjadikan musibah menyerupai gempa bumi. Selain itu, erupsi dari gunung-gunung tersebut juga ikut serta dalam menawarkan kerusakan lingkungan sekitar pergunungan itu sendiri. Selain keberadaan gunung api aktif, peristiwa gempa bumi tersebut juga diakibatkan letak Geologis Indonesia yang berada diantara tiga lempeng dunia. Sehingga tidak heran jikalau negara ini dikenal sebagai salah satu negara yang rawan bencana alam.

Demikian beberapa gosip terkait letak Geologis Indonesia. Semoga gosip tersebut sanggup menambah wawasan Anda seputar negara tercinta.
Sumber http://www.geologinesia.com

Tuesday, December 19, 2017

√ Insiden Alam Di Indonesia Yang Pernah Terjadi

Indonesia merupakan salah satu negara yang tercatat sebagai negara rawan bencana. Hal ini lantaran beberapa aspeknya menyerupai lokasinya yang dikelilingi oleh cincin api, merupakan tempat bertemunya beberapa lempeng bumi, dan sebagainya. Lalu, apa saja insiden alam di Indonesia yang pernah terjadi dan memperlihatkan imbas kerugian pada ekosistem makhluk hidup yang tinggal di sekitarnya? Berikut beberapa diantaranya.

1. Gunung Meletus
Peristiwa alam di Indonesia yang sering terjadi ialah gunung meletus. Seperti yang kita tahu, sebagian besar daerah di Indonesia mempunyai gunung berapi yang aktif dan bisa meletus sewaktu-waktu. Walaupun memperlihatkan banyak kerugian menyerupai hilangnya banyak nyawa, ada pula imbas positif dari insiden alam tersebut. Material yang disemburkan ketika gunung berapi meletus sanggup menciptakan tanah menjadi lebih subur lantaran kandungan mineral di material semburan tersebut.

Di Indonesia telah tercatat banyak insiden gunung meletus. Beberapa misalnya ialah yang terjadi pada 2014 kemarin. Pada tahun tersebut, atau tepatnya tanggal 13 Februari, gunung Kelud yang ada di Kediri Jawa Timur meletus dan menjadikan kerugian sampai radius tertentu. Pada tahun yang sama di bulan Januari juga terjadi letusan Gunung Sinabung yang terdapat di Sumatra Utara.

2. Gempa bumi
Peristiwa lainnya yang juga seingkali terjadi di Indonesia ialah gempa bumi. Peristiwa gempa bumi bisa terjadi ketika lempengan bumi mengalami pergerakan atau pergeseran. Akibatnya, ketika gempa terjadi, aneka macam jenis benda yang ada di permukaan tanah akan terasa bergoyang. Ketika terjadi dalam skala besar, salah satu insiden alam di Indonesia tersebut bisa merobohkan apa saja bahkan bangunan bertingkat sekalipun.

Ada banyak masalah gempa bumi yang terjadi di Indonesia. Salah satunya ialah gempa berkekuatan 6,2 SR yang melanda kabupaten Bener Meriah dan Aceh Utara pada 2 Juli 2013 kemarin. Akibat gempa tersebut, ada sekitar 39 jiwa yang meninggal. Peristiwa gempa bumi juga terjadi di daerah lainnya menyerupai Jawa pada 2 September 2009. Akibat gempa tersebut, sekitar 100 jiwa meninggal dunia.

3. Tsunami
Selain gempa bumi dan gunung meletus, bencana alam di Indonesia yang juga terjadi ialah Tsunami. Tsunami sendiri merupakan insiden naiknya air bahari ke permukaan atau daratan sampai radius yang jauh. Peristiwa tersebut biasanya dipicu oleh gempa atau pergerakan lempeng yang ada di dasar laut. Dari sekian banyak masalah Tsunami yang terjadi di Indonesia, tsunami di Aceh dan Sumatra Utara pada tahun 2004 merupakan salah satu tsunami yang memilukan. Akibat insiden yang terjadi pada Desember 2004 tersebut, sekitar 168.000 warga Indonesia menjadi korbannya. Peristiwa ini bahkan juga memakan korban dari penduduk di negara-negara sekitar Samudra Hindia.

Indonesia merupakan salah satu negara yang tercatat sebagai negara rawan peristiwa √ Peristiwa Alam di Indonesia yang Pernah Terjadi


4. Banjir bandang
Contoh insiden lainnya yang juga terjadi di Indonesia ialah banjir bandang. Banjir itu sendiri bisa disebabkan oleh faktor insan maupun faktor alam menyerupai tingginya curah hujan di suatu daerah atau acara membuang sampah di sungai yang menciptakan sungai tidak bisa menampung air. Salah satu teladan banjir bandang yang terjadi dalam skala besar ialah Banjir bandang di Langkat Sumatra Utara pada 2003 lalu. Akibat dari salah satu teladan insiden alam di Indonesia tersebut sekitar 129 orang meninggal dunia dan 100 orang lainnya dinyatakan hilang.

5. Tanah Longsor
Tanah longsor juga merupakan salah satu insiden yang seringkali terjadi di beberapa daerah yang ada di Indonesia. Bencana alam tersebut bisa terjadi tanggapan ulah insan maupun faktor alam itu sendiri. Ketika insan seringkali menebang hutan, kepadatan tanah menjadi berkurang. Akibatnya, ketika hujan turun, tanah tidak bisa menampung air yang meresap sampai hasilnya terjadilah tanah longsor.

Di tahun 2014, telah tercatat ada 413kejadian tanah longsor di Indonesia. Di tahun tersebut, tercatat sekitar 343 jiwa meninggal dunia tanggapan tanah longsor. Berdasarkan tingkat terjadinya, peristiwa ini paling sering melanda daerah Sumatra Selatan disusul dengan provinsi Jawa Tengah dengan 272 kasus, Jawa Timur dengan 213 kasus, Aceh dengan 51 kasus, dan Jawa Barat yang mempunyai 290 masalah tanah longsor.

6. Badai atau angin ribut
Selain beberapa insiden alam di Indonesia sebagaimana yang disebutkan di atas, jenis insiden lainnya yang juga seringkali terjadi ialah angin kencang atau angin ribut atau juga angin topan. Bencana alam yang satu ini terjadi ketika ada perbedaan suhu dan tekanan di udara sehingga menjadikan hembusan kencang yang bisa merusak benda-benda yang dilaluinya. Di Indonesia, salah satu jenis angin kencang yakni puting beliung, pada 2014 saja telah tercatat terjadi sebanyak 496 kejadian.

Demikian beberapa teladan insiden alam yang pernah terjadi di daerah-daerah yang ada di Indonesia. Dari sekian banyak teladan insiden alam di Indonesia, manakah yang pernah terjadi di sekitar tempat Anda tinggal?
Sumber http://www.geologinesia.com

Sunday, December 3, 2017

√ Peta Indonesia Dan Gambar Satelit Paling Lengkap

Peta Indonesia - Dalam peta dunia, negara Indonesia terletak di benua asia atau lebih khususnya di asia tenggara dengan ibukota Jakarta. Luas wilayah Indonesia sekitar 1,904,569.00 km2 dimana 4.88% (93,000.00 km2) terdiri atas perairan dan 1,811,569.00 km2 merupakan daratan. Berdasarkan garis lintang dan bujur, letak astronomis Indonesia berada pada 6° LU - 11° LS dan 95° BT - 141° BT.

Gambar peta Indonesia lengkap yang diberikan dibawah ini dalam resolusi kecil, untuk melihat tampilan peta Indonesia dengan terang maka anda sanggup mengklik gambar tersebut. Untuk gosip peta-peta lainnya menurut benua dan negara secara terperinci silahkan lihat DISINI.

Peta Indonesia

 negara Indonesia terletak di benua asia atau lebih khususnya di asia tenggara dengan ibuk √ Peta Indonesia dan Gambar Satelit Paling Lengkap
Gambar Peta Indonesia.

Perlu diketahui bahwa hampir 40% wilayah Indonesia berada akrab dengan garis khatulistiwa. Berdasarkan peta Indonesia di atas maka secara umum batas wilayah negara Indonesia yaitu sebagai berikut:
  1. Sebelah Utara: Berbatasan dengan negara Malaysia, Filipina, Samudera Pasifik
  2. Sebelah Timur: Berbatasan dengan negara Papua Nugini dan Timor Leste
  3. Sebelah Selatan: Dibatasi dengan Samudera Hindia dan Australia
  4. Sebelah Barat: Dibatasi oleh Samudera Hindia

Gambar Satelit Indonesia

 negara Indonesia terletak di benua asia atau lebih khususnya di asia tenggara dengan ibuk √ Peta Indonesia dan Gambar Satelit Paling Lengkap
Gambar Satelit Indonesia. sumber: google maps

Kota Penting di Indonesia

Beberapa kota penting dan besar di Indonesia diantaranya ialah Jakarta, Jayapura, Balikpapan, Medan, Padang, Pakanbaru, Palembang, Banda Aceh, Bandung, Rantauprapa, Rengal, Sintang, Banjarmasin, Tandjungredeb, Manokwari, Pati, Pekalongan, Tandjungselor, Tegal, Bengkulu, Bogor, Samarinda, Singkawang, Dumai, Garut, Kebumen, Kediri, Kendawangan, Kupang, Langsa, Lhokseumawe, Lunjuk-Besar, Cirebon, Denpasar, Djambi, Malang, Manado, Pontian, Probolinggo, Sukabumi, Surabaya dan Makassar.

Pulau Besar di Indonesia

Bali, Kalimantan (Pulau Kalimantan juga bab dari Indonesia, menyebarkan dengan Brunei Darussalam dan Malaysia), Buru, Nusa Tenggara Timur, Jamdena, Jawa, Lombok, Maluku, Papua (Pulau Papua juga bab dari Indonesia dan menyebarkan dengan negara Papua Nugini), Maluku Utara, Obi, Kepulauan Riau, Sulawesi, Sumatra, Sumba, Taliabu, Timor, Trangan, dan Nusa Tenggara Barat.

Bahaya Alam di Indonesia

Indonesia mempunyai bermacam-macam ancaman alam (natural hazard) menyerupai : acara gunung berapi, gempa bumi, tsunami, banjir, kebakaran hutan, dan kekeringan parah.

Masalah Lingkungan di Indonesia

Indonesia mempunyai asap dan kabut dari kebakaran hutan dan polusi udara di kawasan perkotaan. Masalah lingkungan lainnya ialah deforestasi. Negara ini juga mempunyai tingkat pencemaran air dari limbah industri yang cukup tinggi.

Sumber Daya Alam Indonesia

Sumber daya alam unggulan di Indonesia yang sanggup dieksploitasi mencakup bauksit, timah, nikel, tembaga, perak dan emas. Minyak bumi, batubara dan gas alam merupakan sumber energi penting bagi negara ini. Sumber daya lainnya juga termasuk kayu dan tanah yang subur.
Sumber http://www.geologinesia.com

Wednesday, October 11, 2017

√ Letak Astronomis, Geografis Dan Geologis Negara Indonesia Serta Keuntungannya

Letak Geografis Indonesia dan Letak Astronomis Indonesia - Sudah bukan menjadi diam-diam kalau Indonesia terletak di tempat yang sangat menguntungkan, baik dari segi astronomis, geografis maupun geologisnya. Letaknya yang strategis inilah yang menciptakan Indonesia mempunyai iklim tropis yang tentu saja memperlihatkan kekayaan dan keanekaragaman hayati yang lebih banyak. Tidak hanya menciptakan Indonesia menjadi negara yang kaya akan keanekaragaman hayati, lokasi yang strategis ini juga memperlihatkan banyak laba lain.

Nah, sebelum mengetahui posisi geografis, astronomis dan geologis negara indonesia, serta apa saja laba dari posisi tersebut, akan lebih baik kalau Anda melihat lebih dahulu mengenai Peta Indonesia yang sebelumnya sudah dibahas oleh geologinesia.

Letak Astronomis Indonesia

Jika mempelajari wacana letak atau posisi Indonesia di permukaan bumi, tentu tidak sanggup dilepaskan dari letak astronomis Indonesia. Yang dimaksud dengan letak astronomis yakni letak atau posisi negara dalam hal ini negara Indonesia kalau dilihat menurut garis bujur dan garis lintangnya.

Disisi lain, yang dimaksud dengan garis bujur yakni garis khayal vertikal yang melingkari bumi dan menghubungkan antara kutub utara dan selatan. Sedangkan garis lintang yakni garis berbentuk horizontal yang melingkari bumi. Letak astronomis negara Indonesia kalau dilihat dari kedua garis ini yakni sebagai berikut:
  • Berdasarkan garis lintang Indonesia terletak pada 6° LU - 11° LS
  • Berdasarkan garis bujur, Indonesia terletak pada 95° BT - 141° BT

Letak Geografis Indonesia dan Letak Astronomis Indonesia √ Letak Astronomis, Geografis dan Geologis Negara Indonesia serta Keuntungannya

Letak Geografis Indonesia

Setelah mengetahui letak Indonesia menurut astronomisnya, selanjutnya yakni letak Indonesia secara geografisnya. Letak geografis ini yakni letak suatu wilayah atau negara di permukaan bumi. Bukan hanya letak wilayahnya, bergotong-royong kondisi geografis Indonesia juga sangat menguntungkan. Berikut ini yakni letak geografis Indonesia menurut properti geografinya.
  • Indonesia terletak diantara dua benua besar, yaitu Benua Asia di sebelah utara dan Benua Australia di sebelah selatan.
  • Selain diapit oleh dua benua, Indonesia juga terletak diantara dua samudera besar, yaitu Samudera Hindia di sebelah barat dan Samudera Pasifik di Timur.

Untuk lebih memahami letak geografis Indonesia, lihat disini tampilan lengkap Peta Asia yang merupakan region dari negara Indonesia.

Letak Geologis Indonesia 

Selanjutnya yakni letak geologis Indonesia yang dilihat menurut kondisi geologi yang ada di Indonesia. Sudah bukan diam-diam lagi kalau Indonesia terdiri dari kepulauan-kepulauan baik besar maupun kecil yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Kepulauan-kepulauan Indonesia ini terbagi ke dalam 3 wilayah geologi, yaitu:
  • Daerah Dangkalan Sahul
  • Daerah Dangkalan Sunda
  • Daerah antara Dangkalan Sahul dan Sunda

Berdasarkan kondisi geologisnya, Indonesia wilayah timur masih menjadi bab dari Benua Australia, di bab barat bab dari Benua Asia sedangkan di bab tengah yakni daerah peralihan. Berdasarkan segi jalur pegunungan yang melintasi Indonesia, sanggup terlihat bahwa Indonesia berada diantara dua rangkaian pegunungan, yaitu rangkaian pegunungan sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik.

Keuntungan Posisi Geografi Indonesia

Dengan kondisi atau letak geografis Indonesia yaitu terletak di antara dua benua dan dua samudera besar, menciptakan Indonesia menjadi negara yang sangat diuntungkan. Keuntungan itu antara lain sebagai berikut:

1. Keragaman Flora dan Fauna
Keuntungan letak geografis Indonesia yang paling sanggup dilihat yakni adanya keanekaragaman baik tanaman dan fauna yang ada di Indonesia. Karena terletak diantara benua Asia dan Australia, jenis tanaman dan fauna di Indonesia juga merupakan perpaduan tanaman dan fauna dari kedua benua tersebut.

2. Melimpahnya Hasil Laut di Indonesia
Keuntungan lain yang didapatkan dari letak geografis Indonesia yang berada diantara dua samudera yakni melimpahnya hasil bahari di Indonesia. Tidak hanya hasil laut, hasil tambang yang dimiliki Indonesia pun juga sangat beragam.

Itulah tadi klarifikasi lengkap wacana letak negara Indonesia menurut letak astronomis, geografis dan geologisnya. Semoga gosip tersebut semakin menambah pengetahuan Anda wacana Indonesia.
Sumber http://www.geologinesia.com

Sunday, September 3, 2017

√ Kondisi Geografis Indonesia : Letak, Batas Wilayah, Penduduk, Sampai Iklimnya

Bagaimanakah kondisi geografis Indonesia? - Indonesia merupakan negara yang strategis. Hal itu terjadi alasannya yaitu negara ini berada di tengah-tengah 2 benua serta 2 samudera. Kondisi geografis Indonesia yang ibarat ini memberi banyak dampak yang membuat keunikan sendiri.

Dengan adanya letak geografis tersebut membuat Indonesia mempunyai ragam mata pencaharian, referensi tinggal, dan juga model ekonomi yang tak sama dengan negara lain. Dan alasannya yaitu itu pula negara ini mempunyai bermacam-macam jenis suku, ras, budaya, agama, serta bahasa.

1. Letak Geografis Indonesia
Letak geografis merupakan suatu letak yang mana mengatakan satu tempat yang dilihat dari kenyataannya di muka bumi. Letak itu dapat menentukan posisi satu tempat dengan tempat lainnya. Untuk letak geografis Indonesia sendiri yaitu berada di antara dua benua dan dua samudera.

Kondisi geografis Indonesia ada di antara benua Asia di bab Utara dan benua Australia di bab Selatan, dan juga Samudera Pasifik di Timur dan Hindia di bab Barat dan Selatan. Sementara dari segi letak astronomis, negara ini ada di 6 LU atau Lintang Utara hingga 11 LS atau Lintang Selatan dan juga 95 BT atau Bujur Timur hingga 141 BT.

2. Batas Wilayah Indonesia Secara Geografis
Indonesia tergolong sebagai negara maritim dan kepulauan. Negara ini mempunyai jajaran pulau yang membentang dari Sabang di bab paling Barat hingga ke Merauke di bab paling Timur. Bisa dibilang bila Indonesia masuk ke dalam kategori negara terluas di dunia yaitu dengan total luas area sebesar 5,19 juta km persegi dengan wilayah perairan seluas 3.2 juta km persegi.

3. Keadaan Penduduk Indonesia Secara Geografis
Dengan kondisi geografis yang dikelilingi perairan, dataran rendah, dan dataran tinggi, maka mata pencaharian warga Indonesia bermacam-macam pula. Namun, mata pencaharian terbanyak yaitu di sektor pertanian.

Dengan tanah yang subur dan udara yang mendukung maka banyak warga yang menentukan untuk bekerja di bab pertanian atau perkebunan. Di tempat dataran rendah banyak ditempati oleh mereka yang bekerja di sektor industri, pemerintahan, ataupun perdagangan.

4. Keadaan Iklim Indonesia mencakup Cuaca, Iklim, Persebaran Flora Fauna
Karena kondisi geografis Indonesia yang telah dijelaskan di atas, maka negara ini mengalami 3 jenis iklim yaitu tropis, musim, dan laut. Sementara itu yang paling mencolok dari kondisi geografis di Indonesia dengan negara lain yaitu dari segi tanaman dan faunanya.

Adapun Indonesia membagi keanekaragaman tanaman dan fauna menjadi 3 jenis antara lain sebagai berikut:
  • Tipe Australiatis : Tipe tanaman dan fauna yang mempunyai satu jenis yang sama dengan wilayah daratan Australia. Jenis yang ini hidup di wilayah Indonesia bab timur ibarat Maluku dan Papua.
  • Tipe Asiatis : Tipe tanaman dan fauna yang mempunyai satu jenis yang sama dengan wilayah daratan Asia. Jenis yang ini hidup di wilayah Indonesia bab barat ibarat Jawa, Kalimantan, dan Sumatera.
  • Tipe Peralihan : Tipe tanaman dan fauna yang jenisnya tidak ada di wilayah Australia dan Asia. Jenis yang satu ini hidup di wilayah Indonesia bab tengah ibarat Bali, Sulawesi, serta Kepulauan Nusa Tengara.

Baca lebih lengkap disini tentang: Flora dan Fauna di Indonesia

Demikian uraian mengenai kondisi geografis Indonesia yang membedakannya dengan negara lain. Dengan mengenal kondisi negara yang kita tinggali sendiri maka kita dapat lebih memahami dan bersyukur betapa kayanya negara Indonesia.
Sumber http://www.geologinesia.com