Random post

Showing posts with label Biografi. Show all posts
Showing posts with label Biografi. Show all posts

Wednesday, July 12, 2017

√ Biografi Singkat Kh Hasyim Asy'ari (Pendiri Nahdlatul Ulama)

KH Hasyim Asy'ari adalah salah satu hero nasional yang sangat disegani oleh masyarakat indonesia, khususnya masyarakat yang menganut agama islam. Dikalangan ulama pesantren, dia dijuluki dengan sebutan Hadratus Syeikh (Maha Guru).


Kh. Hasyim Ay'ari berguru dasar-dasar ilmu agama  pada ayahnya. Setelah menginjak umur 15 tahun, dia berkelana menimba ilmu di banyak sekali pesantren yang ada di indonesia. Hingga pada tahun 1892, dia tetapkan untuk melanjutkan proses menimba ilmu di kota makkah.

Pada tahun 1899, sepulangnya dari Makkah, Kh Hasyim Asy'ari mendirikan Pondok Pesantren Tebu Ireng, yang kelak menjadi pesantren terbesar dan terpenting di Pulau Jawa.

Pada tahun 1925, Kh Hasyim Asy'ari menjadi salah satu pemrakarsa berdirinya Nahdlotul Ulama (NU), yang berartikan kebangkitan Ulama.

Selama masa hidupnya, Kh Hasyim Asy'ari banyak menciptakan goresan pena dan catatan - catatan yang meliputi banyak sekali hal, menyerupai bidang pendidikan. Salah satu goresan pena dia mengenai pendidikan ialah Adab Al-alim Wal Muta'alim Fi Ahwali Ta'alumihi Wama Ta'limihi. Tulisan dia ini menjelaskan wacana pengajar dan pelajar dalam hal - hal yang perlu di perhatikan oleh pelajar selama belajar.

Pada usia 72 tahun, tepatnya tanggal 07 september 1947, dia meninggal dunia di jombang dan di makamkan di daerah pondok pesantren tebu ireng, jombang.

Demikian ulasan artikel kami tentang Biografi Singkat KH Hasyim Asy'ari (Pendiri Nahdlotul Ulama) yang kami rangkum dari banyak sekali macam literatur. Semoga bermanfaat bagi kita sebagai kaum muslim dan bermanfaat dalam banyak sekali macam tulisan. Mohon maaf jikalau ada kekurangan dan kesalahan. Terima kasih telah berkunjung.

Sumber http://www.galinesia.com

Wednesday, May 3, 2017

√ Biografi Singkat Ra Kartini Jagoan Habis Gelap Terbitlah Terang

Raden Ajeng Kartini atau biasa disebut dengan R.A. Kartini yakni salah satu pendekar Indonesia yang gigih dalam memperjuangkan Emansipasi Wanita Di dikala dia hidup. Tokoh pendekar yang satu ini sangatlah dikenal oleh bangsa Indonesia semenjak dahulu kala karna jasa - jasanyalah nasib bangsa indonesia menjadi lebih baik khususnya para kaum wanita. 


Raden Ajeng Kartini atau biasa disebut dengan R √ Biografi Singkat RA KARTINI Pahlawan Habis Gelap Terbitlah Terang

Dalam rangka menghormati jasa-jasa dia pada bangsa ini, hari kelahirannya diperingati sebagai "Hari Kartini" oleh masyarakat indonesia.  RA Kartini merupakan asal mula munculnya buku  yang berjudul "Habis Gelap Terbitlah Terang" yang berisikan kumpulan surat - sarat R.A Kartini yang menginspirasi perempuan indonesia sepangjang masa.


BIODATA SINGKAT RA KARTINI LENGKAP

Nama Lengkap        : Raden Ajeng Kartini
Nama Lain               : RA Kartini, Raden Ayu Kartini 
Tanggal Lahir           : 21 April 1879
Tempat Lahir            : Bendera Belanda Jepara, Jawa Tengah, Hindia Belanda
Tanggal Meninggal   : 17 September 1904
Tempat Meninggal    : Rembang, Jawa Tengah, Hindia Belanda
Nama Ayah              : R.M. Sosroningrat
Nama Ibu                 : M.A. Ngasirah
Dikenal alasannya yakni         : Emansipasi wanita
Warga Negara          : Indonesia
Agama                      : Islam
Pasangan                 : K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat
Anak                         : R.M Soesalit


Riwayat Pendidikan RA Kartini

Raden ajeng kartini di beri kesempatan oleh ayahnya RM. Sosroningrat untuk mendapatkan pendidikan setara dengan kaum lelaki di ELS (Europese Lagere School) atau setingkat dengan sekolah dasar. DI ELS, Kartini mendapat banyak pengetahuan umum, termasuk berguru berbahasa belanda. Beliau mendapat kesempatan untuk berguru di ELS hanya hingga dia berumur 12 tahun, Karna pada dikala itu kaum perempuan tidak di perkenankan untuk pergi terlalu jauh dari rumah. Harus tetap di rumah untuk siap di "Pingit". 


Kisah Singkat Perjuangan RA Kartini


Jasa yang tak pernah terlupakan dari seorang kartini yakni kegigihannya dalam melopori kesetaraan drajat antara perempuan dan laki-laki di indonesia. Sejak lulus dari sekolahnya di ELS, dia mulai mencicipi banyaknya diskriminasi yang terjadi antara pada laki-laki dan perempuan pada masa itu, terutama diskriminasi yang di alami oleh dirinya sendiri. Pasarnya, pada masa itu banyak kaum perempuan yang tidak di perkenankan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi layaknya kaum laki - laki.

Walaupun kartini telah mendapatkan larangan untuk berhenti bersekolah di usia 12 tahun oleh ayahnya dengan alasan yang di dasarkan pada kondisi dikala itu, ia tidak patah semangat untuk terus menimba ilmu. Kartini mempunyai tekat yang berpengaruh untuk sanggup tetap berguru walaupun telah berhenti dari sekolahnya di Europees Leger School. Kartini sering bertukar pikiran dan mendapatkan isu melalui surat - surat yang di kirimkan dan diterimanya dari sahabat - sahabat yang berada di luar negeri. Salah satu temannya yang sering ia ajak untuk bertukar pikiran adalah Rosa Abendanon.

Selain itu, R.A Kartini juga mempunyai kebiasaan rutin membaca surat kabar, buku - buku, dan majalah - majalah yang di di dapatkan dari temannya dari luar negeri. Berdasarkan pengetahuannya, kemudian ia mempunyai ketertarikan lebih pada rujukan pikir para perempuan eropa yang lebih maju. Dan atas dasar itu, raden ajeng kartini mempunyai impian yang berpengaruh untuk memajukan perempuan pribumi.

Rosa abendanon menganggap rujukan pikir kartini dalam menjunjung emansipasi perempuan sangatlah menarik. Singkat kisah sehabis ia meninggal, Rosa abendanon yang merupakan salah satu sahabat yang sering di ajak bertukar isu oleh R.A Kartini, mengumpulkan surat - surat yang pernah kartini kirimkan kepada sahabat - temannya yang berada di Eropa. Kemudian ia membukukannya dengan judul "Door Duisternis tot Licht" yang secara harfiah artinya yakni "Dari Kegelapan Menuju Cahaya" yang di terbikan pada tahu 1911 dalam bahasa belanda dan di sebar luaskan di eropa dan kemudian indonesia. 


Raden Ajeng Kartini atau biasa disebut dengan R √ Biografi Singkat RA KARTINI Pahlawan Habis Gelap Terbitlah Terang

Pada tahun 1922, buku yang di tulis oleh rosa abendanon ihwal aliran - aliran kartini yang di tulis dalam bahasa belanda tersebut, di terjemahkan kedalam bahasa melayu oleh balai pustaka dan kemudian di beri judul "Habis Gelap Terbitlah Terang : Buah Pikiran". dan di tahun yang berbeda, tepatnya tahun 1938, seorang sastrawan yang berjulukan Armijn Pane menulis terjemahan buku tersebut dengan judul "Habis Gelap Terbitlah Terang". Armijn menterjemahkan menjadi 5 serpihan cara berpikir Raden Ajeng Kartini.


Raden Ajeng Kartini atau biasa disebut dengan R √ Biografi Singkat RA KARTINI Pahlawan Habis Gelap Terbitlah Terang

Anak Keturunan R.A Kartini

Pada tanggal 12 November 1903, Raden ajeng kartini di pinang oleh Bupati Rembang Bernama K.R.M Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat yang pada dikala itu telah beristri tiga. Namun, Kartini tetap menerimanya sebagai seorang suami. Pernikahan berlangsung hingga kartini dan adipati ario di karunia seorang anak laki - laki yang di beri nama Soesalit Djojo Adhiningrat, tepatnya pada 13 september 1904 (Setahun sehabis pernikahan). Dan kemudian, pasca 4 hari Soesalit Djojo Adhiningrat lahir, Raden ajeng kartini menghembuskan nafas terkhirnya (17 September 1904) di usia 25 tahun.

Demikian ulasan artikel kami terkait dengan Biografi Singkat RA KARTINI Pahlawan "Habis Gelap Terbitlah Terang", yang kami susun dari banyak sekali macam sumber informasi. Semoga bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung. 
Sumber http://www.galinesia.com