Random post

Showing posts with label kumpulan puisi. Show all posts
Showing posts with label kumpulan puisi. Show all posts

Friday, April 12, 2019

√ Bunyi Ayah


Allahuakbar….!!!

Terpancar dari diafragma sang pemimpin yang tegar..

Suara yang pertama kali ku dengar.. .. .

Merasuk mengisi seluruh relung kalbu ku..

Suara tegas nan indah yang selalu meneduhkanku.. .. .

Suara ini yang selalu membentak setiap keburukan akhlaq ku

Yang senantiasa menegur tingkah jelek ku

Yang tak pernah bosan menasihatiku

Yang dengan tulus menawarkan ilmunya untuk ku

Inilah bunyi yang mengajarkanku sholat

Inilah bunyi yang memahamkanku Al-Qur’an

Inilah bunyi yang membimbingku Berdo’a

Ya,…. Inilah bunyi Ayah…



M.M



Sumber https://mystupidtheory.com

√ Kumpulan Puisi

Ratapan di Kala Senja



Sirna cahaya matahari dari bumiku

Bertabur tangisan awan-awan kumulunimbus

Menambah pekat kesedihan senja itu

Bintang begitu takut bersinar



Bulan menjadi enggan menerangi malam

Mungkinkah bumi berhenti berputar?

Tak seorangpun menjawab

Ataukah waktu yang terhenti?



Hanya hembusan angin pilu yang bersua denganku

Tak adakah lagi sahabatku?….

Tiadakah yang ingin menyapaku?….

Hanyalah ratapan senja yang sunyi……


M.M


Wanita Berjilbab Putih


Elok wajah berbalut jilbab putih

Adakah Ia seorang bidadari?

Sungguhlah tepat ciptaanNya

Subhanallah….


Senyuman indah keikhlasan

Diiringi bunyi teduh kesabaran

Menebar kegembiraan bagi yang memandang

Memancarkan kebahagiaan pada yang menyapa


Kini ..,,

Suara indahnya,

Senyuman manisnya,..

Kekal dalam igatanku

Bercahaya menerangi ingatan masa silamku…



Sumber https://mystupidtheory.com

Sunday, April 7, 2019

√ Negeri Yang Terluka



Negeri ini kaya,


Namun tak pernah bangun di puncak era..

Hanya bisa memandang negeri lain dari balik jeruji kenistaan..

Atau mungkin banyak orang-orang renta yang tak pernah mau memandang negeri lain..



Namun di balik mimpi sang bocah aib menyesali negeri miskin..

Yahh bagai suatu negeri yang penuh dusta…

Tidak mungkin..

Negeri ini hanya terluka,…



Namun tak banyak yang bisa menutup luka kecil

Hingga amis bernanah..

Dan semuapun membisu, hening, kerdil…

Berusaha berlari dari banyak sekali masalah…



Berkilah di balik fakta peristiwa alam..

Allah sayang negeri ini…

Bencana menciptakan sederetan nama orang-orang alim

Mereka bergerak… Mereka menutup luka generasi negeri ini..



Kapankah orang-orang renta yang tamak berhenti membuka luka ini?

Sampai kapan mereka mencabik-cabik negeri ini?

Akankah sampai tonggak perubahan berganti?

Atau menunggu para bocah berontak pada pemilik negeri?


M.M



Sumber https://mystupidtheory.com

√ Dunia




Kala kuterbangun, berada di pangkuan bunda

Bersinggah di alam dunia

Mencoba meraba-raba dalam penasaran

Menerka-nerka dalam angan


Ya..

Dunia itu mempunyai daya tarik..

Sepeti kuatnya daya tarik elektron

Terasa seimbang.. Seimbang bagaikan positron

Begitu berharga ibarat halnya Aurum


Namun semakin usang ku berada di dalamnya..

Ia berbalik menghianatiku..

Dia yang ternyata berwajah dua..

Dia bagaikan Silika yang punya dua kutub kepolaran


Akupun tersadar dari lamunan abadiku

Dunia itu.. Keras, sekeras Ferrum

Dunia itu.. Begitu reaktif, sereaktif Uranium

Dunia itu.. Radikal, seradikal Kloroform

Dunia itu.. Beracun, Seperti racun Arsenik

Dunia itu.. berbahaya ibarat pengaruh sianida

Dunia itu.. destruktif, ibarat destruktifnya asam klorida


Aku terlambat menyadarinya, Mulutku kelu..

Lidahku beku, ibarat tersentuh Nitrogen cair..



Sumber https://mystupidtheory.com

Saturday, April 6, 2019

√ Langit Biru

Mengapa langit begitu biru?.. sang anak bertanya

yah.. Siapa yang memikirkanya??

Manusia terlalu sibuk dengan rutinitasnya,

Tak lagi perduli dengn lingkungannya..


Akankan  menunggu balasan dari elang sang penguasa langit??

Sang anak terus bertanya-tanya sampai lidahnya tergigit

Ataukah harus terdiam, dan mengalah pada kehampaan??

Ya, Manusia telah membunuh… Membunuh kreatifitasnya..



Manusia tau langit begitu biru alasannya gas oksigen berhamburan di atmosfer

Namun biru telah tertutup awan-awan kumulunimbus,

Hanya sedikit menyisakan kilauan warna kerikil safir

Itu hanya secercah keinginan yang terhapus…


Mengapa langit begitu biru?

Mungkin Karena Allah tau biru langit itu menenangkan hati

Mungkin Karena Allah ingin insan dapat hening dimanapun

Karena Allah sayang pada hambanya..



Sumber https://mystupidtheory.com

Friday, April 5, 2019

√ Syuhada

Nanar badan bermandikan luka dan darah

Namun dia tetap teguh berdiri

Tak ada sedikitpun gelisah di wajahnya

Hanya ada senyuman puas kebahagiaan



    Sesaat dia lunglai,. roboh…

    Tekapar tak berdaya, dengan badan penuh luka

    Ya.. Luka yang menjadi bukti pengorbanannya

    Luka yang menimbulkan semburat wewangian..

    Ya.. parfum dari jannah…


Dia menghadap Robbnya..

Ia kan bertemu Pujaan hatinya..

Cita-citanya telah tercapai..

Cita-cita yang mulia


       Bahkan,…

       Jika dia dihidupkan lagi………

       Ia hanya menginginkan mati sebagai Syuhada



Sumber https://mystupidtheory.com

Tuesday, April 2, 2019

√ Polusi

Polusi…

Apakah produksi karbondioksida yang melangit??.. BUKAN!!. Sekali lagi BUKAN!!!..

Tak hanya banyaknya senyawa sulfat yang kan kutangisi

Tidak hanya angka keasaman yang terus menggigit..

bukan alasannya ialah angka polutan yang selalu kusesali..

Yahh.. bukan juga alasannya ialah Kabondioksida yang melangit..


Di Negeriku…

Polusi tak hanya merambah udaraku…

Ia jenuh mengotori lagitku…

Ia bosan merusak Airku..

Dan polusi muak menjajah Tanahku…





Polusi… ya polusi..

Ia telah mengotori hatiku..

Merusak adat manusia…

Kini polusi mengikis hati-hati yang membatu..

dan menjauhkannya dari sang Ilahi…



Sumber https://mystupidtheory.com