Ramadhan yakni bulan yang sangat mulia, lebih berharga dari 1000 bulan. Bulan dimana ampunan serta rahmat dan barokah Allah dilimpahkan kepada siapa saja yang beribadah kepada Allah dengan sebaik-baiknya. Aku sudah sangat berpengalaman duduk kasus ramadhan di aneka macam kota, jauh dari orang tua, dan mencicipi keheningan sahur seorang diri. Aku jadi ingin mengembangkan beberapa tips dan trik sebagai anak kos-kosan dalam menghadapi ramadhan.
1. Jangan disibukkan oleh hidangan sahur dan buka puasa. Ini yakni pengalaman pribadiku, dimana ketika tahun kemudian saya begitu manja dengan diriku, apa yang ada dalam pikiranku yakni “Aku kan jauh dari orang tua, masuk akal dong cari kuliner buka puasa yang spesial-spesial” dan ketika ini saya menyadari ini yakni cara pikir yang salah. Jika kau berfikiran sama denganku maka saatnya merubah contoh pikir itu, alasannya kau bakalan membuang banyak sekali waktumu hanya untuk mencari makanan. Sementara semangat yang ingin dikembanggkan ketika ramadhan yakni semangat menahan hawa nafsu dan mencicipi keprihatinan sebagai orang yang kurang mampu. Makara kalau kau masih memperturutkan hawa nasumu dan memenangkan keinginanmu, maka nasihat ramadhan tidak kau peroleh. Sebaiknya manfaatkan waktu lebih banyak untuk ibadah dan berdo’a kepada Allah, alasannya memang bulan ramadhan ini yakni bulan yang paling disukai Allah. Untuk urusan kuliner bisa secukupnya sajam atau buka puasa di masjid saja lebih enak!
2. Hindari menonton televisi. Bagaimanapun juga kita harus mulai jujur dan mengakui bahwa jadwal televisi di negeri kita lebih banyak yang tidak bermanfaat dan cenderung merusak. Bahkan kata seorang ustadz kepadaku kemarin kurang lebih menyerupai ini pada dasarnya “Saat Ramadhan seharusnya kalian sudah tidak ada waktu lagi untuk TV, kalian harus sudah disibukkan oleh amal dan amal!”
3. Kurangi tidur. Ini yakni masalahku juga! Ketika siang dan berpuasa saya mengalihkan rasa laparku dengan tidur, dan ketika malam saya kekenyangan dan tidur lagi. Aduh… Dimana jatah ibadah Untuk Allah? Aku masih kebanyakan tidur hingga hari ini ketika saya posting goresan pena ini. Makara mungkin semoga saya tidak dimurkai Allah bahwa saya menyampaikan apa yang tidak saya kerjakan, anggap saja ini catatan yang saya tuliskan bukan untuk menggurui namun lebih kepada untuk mencar ilmu bersama-sama. Kalian boleh sharing kalau kalian sudah menemukan cara efektif mengurangi tidur ketika ramadhan. Oke?
4. Kendalikan nafsu Internetan & sosialita. Enggak usah pamer kuliner pas buka puasa, dan enggak usah sok ngebangunin Sahur lewat FB! kau bangunin aja teman satu kosan, lebih terang manfaatnya. Bukan melarang kalau ingin berselancar di dunia maya dan bekerjasama dengan teman yang jauh. Tapi kalau hingga menghabiskan waktu berjam-jam maka itu sangat merugikan kita. Betapa waktu itu jauh lebih baik kalau dipakai untuk ibadah atau ngaji. 15 menit cukup untuk melihat informasi perkembangan Islam di http://news.fimadani.com atau di republika, alasannya informasi di kedua media ini cenderung aman! Facebook juga cukup 15 menit saja, bahkan kurang!
5. Perbanyak doa dan dzikir. Nahh… Ini yang penting buat anak kos, alasannya biasanya anak kos punya sesuatu yang sedang ia perjuangkan sehingga bela-belain enggak pulang ketika puasa, entah itu sedang studi atau sedang bekerja. Mahfaatkanlah kemudahan gratisan berjulukan DO’A ini. Kamu bisa minta sama Allah semoga urusanmu dipermudah, cepet lulus contohnya 🙂, ehh.. itu keinginanku sihh.. Kamu boleh minta yang lain.
udah sihh.. Kamu boleh tambahin di komen, tapi sementara saya kasih lima itu aja dulu.. Thanks!
Mahfuzh TNT
Sumber https://mystupidtheory.com