Serius deh! Membuat judul postingan ini sulit banget. Seminggu yang kemudian kampus libur, hasilnya saya putuskan untuk sepedahan keliling. Karena memang saya belum banyak tahu perihal Okayama, jadi saya keliling aja dengan sepedah dan google map. Tidak ada tujuan yang jelas, tidak ada pemandu kecuali google map. Al hasil inilah ia sebuah postingan blog perihal orang yang sepedahan nggak jelas.
Mengikuti Sungai Asahi
Pertama saya putuskan untuk mengikuti alur sungai Asahi. Ini sebab tempat tinggalku bersahabat sekali dengan sungai, serius dehh bukan sebab sedang kangen Kalimantan yang banyak sungainya, ini murni sebab pengen. Rute perjalanan yang saya hasilkan kira-kira menyerupai ini:
Di awal perjalanan seputaran sungai ini, saya cuma bahagia melihat banyaknya jembatan disini. Jembatannya banyak dan besar-besar. Menurutku mungkin pemerintah Jepang ini kelibihan duit, atau sangat kelebihan duit, sampai punya aneka macam jembatan berukuran besar. Jembatan kendaraan beroda empat sendiri, kereta sendiri lagi, dan semuanya sangat besar.
Beda sekali dengan Berau dimana saya dilahirkan. Sejak saya dilahirkan hingga sekarang, yang populer cuma Jembatan Sambaliung dan Jembatan Gunung Tabur. Itupun ukurannya sangat kecil. Tapi sisi kerennya ialah jikalau janjian enak, “Aku lagi dibawah jembatan nihh!” itu berarti Jembatan Sambaliung jikalau memang kita janjian mau ke Sambaliung. Enak simple.
Kuil
Ketika berada di atas jembatan, itu yakni titik paling tinggi dimana kita sanggup melihat seluruh kota. Nah.. yang menarik perhatianku ialah ada lokasi yang rimbun oleh pepohonan. Instingku menyampaikan akan ada yang menarik disana. Akhirnya saya mendatangi wilayah hijau tersebut.
Ketika hingga di daerah yang hijau itu, saya lihat belum dewasa kecil berlarian di bersahabat parit. Karena mereka heboh banget lari-larinya seolah mengejar sesuatu yang berenang di parit, hasilnya saya hampirin deh. Kukira bakalan ada biawak yang berenang di parit gitu, kan keren jikalau sanggup mampu biawak Jepang. Pasti putih dan matanya sipit gitu. XD
Ternyata belum dewasa itu mengejar topi sekolah mereka yang hanyut di parit, sebab mereka nggak berani nyemplung, hasilnya mereka kejar-kejar aja dari atas. Aku setop, turun dari sepedah dan mengambilkan topinya, menyudahi aktivitas mengejar-ngejar topi, menyudahi teriakan mereka memanggil nama temannya sambil menunjuk ke arah topi yang hanyut, menghentikan kesenangan belum dewasa ini.
Tidak usang kemudian gurunya tiba dengan cara yang sama berlari-lari. Kemudian bilang “Arigatou”.
Oh yah.. Daerah hijau itu ternyata kuil. Ini sedikit mengecewakan tapi juga melegakan sih. Aku berharap daerah yang hijau itu Kastil atau tempat yang asik dan banyak orang gitu. Ternyata hanya kuil, dan itu sepi banget
Kembali ke Asahi Kawa
Setelah mengambil foto kuil, saya memutuskan untuk kembali aja deh, mengikuti jalur sekitar sungai Asahi.
Di potongan pinggir sungai disini dibentuk semacam taman-taman dan tanah lapang. Persis menyerupai yang saya lihat di serial Doraemon dimana Nobita sering dibully dikala main Baseball di lapangan bersahabat sungai.
Tepian Asahi Kawa
Sebenarnya jikalau penelusuranku di tepian sungai ini kulanjutkan, niscaya ada hal yang menarik. Tapi sebab udah menjelang malam, sementara malam ini saya ada aktivitas Tenis Meja, maka kuputuskan untuk putar balik aja dulu. Suatu dikala saya akan lihat-lihat lagi.
Seputaran Okayama Castle
Ketika kembali, saya melintasi daerah wisata Okayama Castle dan Kourakuen Garden. Ini dua tempat wisata yang paling populer di Okayama, tapi kali ini saya cuma melintasi sekitarannya aja.
Di potongan depan dari Okayama Castle, saya menemukan bunga ini. Ada nenek-nenek disitu, kemudian saya tanyak nama bunga ini. Katanya ini Ume Hana, sangat unik dan cantik. Katanya sebentar lagi trend semi, kau akan lihat yang lebih bagus lagi. Yeahh! Can’t wait to see that!
Ini jembatan sebelum memasuki tempat Kourakuen Garden. Berada di Jembatan ini kita sanggup melihat ke arah pedoman sungai, Okayama Castle dan pepohonan di Kourakuen Garden. Sangat menyejukkan mata, terutama yang penat lihat aljabar atau kalkulus.. XD
Yap.. Segitu aja dulu, Sory banyak foto-fotonya.. Mudah-mudahan kalian suka.
Bye
Sumber https://mystupidtheory.com